Lihat ke Halaman Asli

Farhandika Mursyid

Seorang dokter yang hanya doyan menulis dari pikiran yang sumpek ini.

Cerpen | Memori 5745 Kilometer

Diperbarui: 11 Mei 2018   07:53

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi | Sumber foto : embaixadoresdarainha.wordpress.com

"Fell in love through photograph

I don't even know your name

Wonder if you'd follow back

I hope to see you one day

I won't show my homies now

I'll keep this one for myself

Love today's gone digital

And it's messing with my health"

Beberapa hari terakhir ini, lagu J. Cole berjudul "Photograph" dari album terbarunya "KOD" itu yang aku sering mainkan, bukan hanya karena musiknya yang bagus, tapi lirik dari lagu tersebut yang benar-benar sesuai dengan kisah hidupku. Ya, tidak jauh beda dengan yang disebut-sebut oleh beberapa fansnya, yang bersabda seperti ini

"When J. Cole said ______, i felt that"

Terus terang, di album sebelumnya aku sendiri belum pernah merasakan bagaimana mendalamnya satu ataupun dua penggal dari lirik lagu seorang rapper dan bagaimana lirik lagu itu membawaku dalam sebuah perasaan emosional seperti ini. Dan, ketika lagu tersebut muncul, aku pun langsung merasakan apa yang dibicarakan dalam lirik itu. Teringat aku akan kenangan masa lalu yang indah nan kurang menyehatkan itu. Ah, kenapa kamu tiba-tiba muncul di kala itu, aku teringat rupamu yang benar-benar menggoda iman kala itu, tidak mengumbar seksi seperti yang ada di majalah dewasa, tapi ronamu benar-benar membuat kontraksi otot jantung kala itu. Betapa cantiknya kamu, oh temanku.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline