Lihat ke Halaman Asli

Djoko Kurniawan

Senior Business Consultant | Franchise Expert | Marketing Expert | Service Quality Expert

Cara Cepat & Mudah Memulai Bisnis Kuliner

Diperbarui: 11 Mei 2023   15:10

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Entrepreneur. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcomp

Kuliner adalah bisnis yang sangat menarik dan banyak menjadi pilihan orang untuk memulai usaha. Apakah bisnis kuliner mudah dilakukan dan menguntungkan? Dalam artikel ini saya Djoko Kurniawan akan membahasnya.

Anda pasti sering melihat fenomena bisnis kerumuman di Indonesia. Contohnya, ketika ada pebisnis yang sukses membuka usaha Kedai Kopi, maka semua orang berusaha untuk membuka juga, walaupun tidak paham cara mengelola.  Jadi tidak heran jika bisnis yang sekedar ikut-ikutan banyak yang rugi dan akhirnya tutup dalam hitungan bulan.

Pertanyaannya, apa tidak boleh ikut-ikutan berbisnis di bidang yang lagi trend? Tentu jawabannya boleh selama mau belajar sehingga tahu tentang tata kelola bisnis yang baik dan benar.

Berbisnis Kuliner sebenarnya tidak sulit selama pebisnis tahu caranya, tapi syangnya banyak pebisnis yang 'sok tahu' dan tidak mau mendengarkan orang lain yang lebih ahli karena gelasnya sudah penuh.' 

Bagi yang ingin berbisnis KULINER, Bicara ikuti tahapan berikut ini caranya:

1. Tentukan Produk Yang Ingin Anda Jual

Penentuan produk menjadi hal penting. Apapun produknya tidak Penting karena semua produk bisa sukses di market asal dikelola dengan baik. Saya pernah membantu klien untuk membuat franchise Warung Indomie dengan harga Lebih dari 3 Milyard. Bisnis minuman the saja bisa menjadi besar dan banyak cabang. Jadi sekali lagi, tidak ada produk yang tidak baik. Semuanya baik untuk Bisnis.

2. Menentukan Nama Brand/ Merek

Jangan hanya memilih nama yang bagus, tetapi pastikan nama brand yang Anda pilih masih bisa daftar di HAKI. Karena percuma saja nama brand bagus tapi ujungnya tidak memiliki legalitas secara hukum.

3. Mulai Membuat Standarisasi Menu & Layanan

Dalam bisnis kuliner, Anda tidak hanya sekedar menjual produk tetapi menjual produk yang KONSISTEN dari sisi rasa, kualitas, dan pelayanan. Setiap kali membuat menu makanan, resep harus jelas dan memiliki bahan yang ukurannya tercatat dengan benar dalam 'gramasi'. Jadi tidak boleh membuat menu atau memasak atau membuat minuman pakai feeling. Sebagai contoh, jika menggunakan es maka es harus ditinbang sesuai dengan resep. Ketika memakai Gula, pastikan ada sendok khusus untuk mengambil gula agar ukurannya selalu benar. Jadi tidak ada lagi kata ambil Gula 'secukupnya', karena secukupnya itu relatif dan punya persepsi yang berbeda-beda. Tidak ada lagi membuat juice dengan menggunakan 1 alpukat, semuanya harus dalam ukuran yang pasti yaitu gram - karena buah alpukat kadang besar dan kadang kecil.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline