Lihat ke Halaman Asli

Dipuraayu

Primary Teacher

Eksperimen Sederhana: Minyak dan Air, Kenapa Mereka Tidak Bersatu?

Diperbarui: 16 Juni 2021   22:12

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Minyak dan air, sulit sekali untuk bisa bercampur. Kenapa ya? Apakah karena memang tidak cocok satu sama lain? Sudah sekeras apapun kita mengocok minyak dan air dalam satu wadah, tetap saja mereka ujung-ujungnya berpisah.

Apakah ada cara untuk bisa membuat mereka bercampur alias bersatu?

Kejadian dan pertanyaan-pertanyaan sederhana tersebut sudah umum kita dengar, dan biasanya muncul dari benak anak-anak atau siswa-siswa kita. Untuk memperjelas pemahaman mereka, maka kita khusunya guru dan orang tua bisa menjelaskannya seraya melakukan eksperimen sains sederhana. Yang tentu saja akan lebih menyenangkan juga membuat mereka tahu apa sebenarnya yang terjadi dan apa kaitannya dengan mencuci piring.

Adapun bahan dan alat yang diperlukan adalah:

  • Botol minuman (yang ringan dan kecil)
  • Air
  • Pewarna makanan
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • Cairan pencuci piring atau deterjen

Bagaimana tahapannya?

1. Tambahkan beberapa tetes pewarna makanan ke dalam air.

2. Tuang sekitar 2 sendok makan air berwarna bersama dengan 2 sendok makan minyak goreng ke dalam botol minuman.

3. Kencangkan tutupnya dan kocok botol sekeras dan secepat mungkin yang kalian bisa.

4. Letakkan kembali botolnya dan lihatlah, mungkin terlihat seolah-olah cairan bercampur tetapi minyak akan mengapung kembali ke atas.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Air kerap kali bercampur dengan cairan lain untuk membentuk larutan, namun minyak dan air tidak demikian. Molekul air saling tarik menarik satu sama lain, hal ini berlaku juga pada minyak, karena mereka lebih tertarik pada molekulnya sendiri, sehingga mereka tidak dapat bercampur. Mereka terpisah dengan air di bawah dan minyak mengapung di atas air karena memiliki masa jenis yang lebih rendah.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline