Lihat ke Halaman Asli

Erni Purwitosari

TERVERIFIKASI

Wiraswasta

Cara agar Bisa Khatam Al-Qur'an Selama Ramadan

Diperbarui: 4 April 2022   15:40

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Picture by pixabay

Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh rahmat. Segala amal ibadah kita dilipatgandakan. Untuk itu sebisa mungkin kita kerjakan segala kebaikan selama bulan Ramadan sepol kemampuan. Salahsatunya dengan khatam Al-Quran. 

Bagi kita yang sibuk bekerja dan punya aktivitas segudang mungkin agak sulit ya? Kapan waktunya nderes Al-Qur'an biar sampai khatam.

Eits, jangan pesimis dulu. Bisa kok bisa. Asalkan ada niat dan kemauan. Saya sudah membuktikannya. Selama bulan Ramadan setidaknya satu kali khatam Al-Quran. Ini semacam target pribadi. Mumpung bulan Ramadan. Kalau hari biasa sih belum tentu juga.

Mungkin karena ada embel-embel pahalanya dilipatgandakan jadi bikin semangat. Ya, reward dari Allah itulah yang bikin semangat. Ada yang bilang kalau ibadah jangan mengharapkan imbalan. Ah, saya sih jelas mengharapkan pahala. Biar semangat.

Nah, kembali soal khatam Al-Quran. Kalau saya caranya dengan membaca 1 juz setiap harinya. Jika rutin maka satu bulan pas selesai 30 juz.

"1 juz kan banyak. Kapan bacanya? Lagian capek."

Memang benar sih. 1 juz itu banyak. Ada sekitar 10 lembar. Butuh waktu khusus. Sementara kebanyakan kita orang yang sibuk bekerja di luar.

Tapi asal sudah niat, pasti tidak berat. Caranya? Baca Al-Qur'annya per 2 lembar setiap usai salat. Salat kan 5 waktu tuh. Jadi pas satu hari 10 lembar. Kalau waktunya longgar bisa lebih dari 2 lembar usai salat. Bisa juga ketika istirahat digunakan untuk membaca Al-Qur'an. Otomatis harus membawa Al-Qur'an kemana-mana.

Tak apalah. Toh ada Al-Qur'an yang ukurannya kecil. Di smartphone juga ada. Tapi saya pribadi lebih senang membawa Al-Qur'an ukuran kecil.

"Malu ah, di mana-mana baca Al-Qur'an."

Mungkin ada yang berpikiran demikian. Eh, jangan malu. Jangan takut dianggap sok alim. Urusan mencari pahala sendiri-sendiri, kenapa sampai malu. Lagi pula membacanya toh tidak keras-keras.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline