Lihat ke Halaman Asli

Cerpen: Muslihat Bunga Anggrek

Diperbarui: 2 Juni 2021   04:24

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Muslihat bunga anggrek. (Sumber Ilustrasi: Pixabay)

"Gelap."

"Benar. Disini benar -- benar gelap."

"Tapi dibawah belum aman."

Ketiga bunga itu saling berbisik tentang apa yang mereka rasakan. Mereka bersama ratusan bunga lain, berdiam diri di atas sebuah bukit. Mereka baru saja menyelamatkan diri dari serangan tanaman yang ingin membunuh mereka.

"Bagaimana kalau kita turun besok pagi?"

"Jangan. Kata gadis itu kita diminta tetap disini."

"Tapi disini gelap, kosong dan membosankan! Kalau di bawah kan enak, kita bisa jalan -- jalan sepuasnya."

Sekuntum dahlia tiba -- tiba menyela.

"Hei, tulip! Lebih enak mana, jalan -- jalan sepuasnya tapi diserang oleh mandrake gila itu, atau berdiam disini dan terus hidup?"

Si tulip tak bersuara.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline