Mohon tunggu...
Deni I. Dahlan
Deni I. Dahlan Mohon Tunggu... Penulis - WNI

Warga Negara Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Cerpen: Muslihat Bunga Anggrek

2 Juni 2021   03:45 Diperbarui: 2 Juni 2021   04:24 481
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Muslihat bunga anggrek. (Sumber Ilustrasi: Pixabay)

"Gelap."

"Benar. Disini benar -- benar gelap."

"Tapi dibawah belum aman."

Ketiga bunga itu saling berbisik tentang apa yang mereka rasakan. Mereka bersama ratusan bunga lain, berdiam diri di atas sebuah bukit. Mereka baru saja menyelamatkan diri dari serangan tanaman yang ingin membunuh mereka.

"Bagaimana kalau kita turun besok pagi?"

"Jangan. Kata gadis itu kita diminta tetap disini."

"Tapi disini gelap, kosong dan membosankan! Kalau di bawah kan enak, kita bisa jalan -- jalan sepuasnya."

Sekuntum dahlia tiba -- tiba menyela.

"Hei, tulip! Lebih enak mana, jalan -- jalan sepuasnya tapi diserang oleh mandrake gila itu, atau berdiam disini dan terus hidup?"

Si tulip tak bersuara.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun