Lihat ke Halaman Asli

Dasilva ari

Sebab kita sering lupa, maka menulis adalah kunci

Sampai Sekarang, Saya (Masih) Percaya Lampard-Gerrard akan Jadi Manager Top

Diperbarui: 21 Februari 2022   20:25

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bola. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Sewaktu saya kecil, jauh sebelum era kejayaan duet maestro lapangan tengah Xavi-Iniesta, mata dan pikiran saya lebih tertuju dan kagum terhadap duet Gerrard -- Lampard yang menjadi pilar lapangan tengah di Timnas Inggris dan Klubnya masing-masing (Liverpool dan Chelsea).

Mereka adalah pemain cerdas. Mereka seperti 'bermain tanpa keringat' mampu menjaga ritme permainan, mampu mengendalikan permainan, dan menjaga keseimbangan tim. 

Maka secara ideal, dapat dibayangkan ketika mereka berdua disatukan dalam satu tim, tim tersebut akan menjadi tim dengan corak permainan yang indah. 

Namun praktik berkata lain, timnas inggris di masa mereka bermain terseok-seok dan cenderung minim prestasi, meskipun banyak yang menilai timnas inggris di era mereka bermain adalah masa keemasan.

Terlepas daripada itu semua, penikmat sepakbola akan paham betul, bagaimana kehebatan kedua pemain ini sebagai individu pemain bola. Skill yang tidak perlu diragukan, mental dan passion dalam sepakbola mereka jauh melampaui pemain seusianya.

Secara statistik individu maupun bersama Klub, Frank Lampard jauh diunggulkan daripada rekannya, Steven Gerrard. Namun kita tidak bisa kesampingkan, bagaimana sikap wibawa dan Ksatrianya Gerrard saat menjadi kapten Liverpool yang pada waktu itu masuk dalam era puasa gelar. bahkan dia tetap berdiri tegak saat insiden kepleset 2014 dan bahkan jadi bahan bullyan fans klub rival hingga saat ini.

Masa kecil saya puas dengan melihat suguhan permainan berkelas ala Gerrard dan Lampard. Kini di saat dewasa, saya disuguhkan kembali oleh aksi kedua legenda ini. Namun mereka kini berganti peran, menjadi Manager.

Jika dilihat statistik karir kepelatihan keduanya, Gerrard sedikit lebih beruntung daripada Lampard, terbukti dengan raihan Unbeatten bersama Klub Ranger, Klub debut nya saat menjadi Pelatih. 

Kini Gerrard ditunjuk menjadi pelatih aston villa, dengannya Aston Villa disulap menjadi tim dengan permainan atraktif, ditambah lagi dengan datangnya Phillipe Coutinho, yang saya yakini berkat ajakan Gerrad Secara Pribadi.

Meskipun kurang beruntung daripada Gerrard soal urusan kepelatihan. Namun kita juga tidak bisa anggap sepele Lampard saat jadi pelatih. Perjalanaan kepelatihan Lampard memang masih di tahap awal, masih belum ada pencapaian apa pun. 

Namun kecerdasan dan etos kerjanya tidak bisa di remehkan. Dibawah Lampard, Derby County (klub debutnya melatih) yang sebelumnya hanya "haha-hihi" saja di divisi championship, dirubahnya menjadi kandidat kuat klub promosi liga Inggris.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline