Lihat ke Halaman Asli

Christie Damayanti

TERVERIFIKASI

Just a survivor

Jepang Tidak Tanggung untuk Menghadirkan "Olympic Village" bagi 11.000 Atlet

Diperbarui: 4 Agustus 2021   12:48

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Desain reklamasi di pesisir Harumi, dengan 23 bangnan untuk 5.650 unit| ww.2020Tokyo.games.metro.jp

By Christie Damayanti

Olympic Village atau Desa Olimpiade untuk Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 direncanakan akan berlokasi di Harumi, Chuo-ku, area Odaiba.

Bangunan tempat tinggal akan dibangun dan sebagian di renovasi, sebagai tempat tinggal setelah digunakan sementara sebagai fasilitas akomodasi bagi para atlet.

Pada tanggal 31 Maret 2016, pemerintah metropolitan Tokyo mengumumkan rencana pembangunan Wisma Atlet di Harumi untuk Olimpiade Tokyo 2020 mendatang. 23 bangunan tempat tinggal akan dibangun, sehingga total 5.650 unit.

Beberapa bangunan tempat tinggal akan dijual sebagai apartemen sewa atau kondominium. Menjelang Olimpiade, ada banyak orang yang akan melihat dan membeli kondominium di sekitar area ini karena perkembangan mendatang.

Di area itu, ada sebuah taman yang dilambangkan sebagai terminal penumpangnya. Dengan air mancur dan area yang ditumbuhi pepohonan, ada juga kawasan pejalan kaki di tepi pelabuhan yang dipagari oleh kapal penumpang mewah dan kapal kargo yang bepergian dari seluruh dunia.

Suasana taman memberikan kegembiraan alam dan kegembiraan kosmopolitan. Ada juga dek observasi kecil yang darinya dapat dilihat Jembatan Pelangi dan seluruh cakrawala Tokyo.

Taman di Desa Olimpik (atau juga kampong atlet), di pesisir pantai Harumi, di sekitarannya| www.tokyo20ty.com

Di Tokyo sendiri, mereka mengerjakan pengembangan "rencana model untuk bangunan perumahan setelah Turnamen Desa Olimpiade" dengan tujuan menciptakan kota di mana beragam orang dapat berinteraksi dan hidup dengan nyaman.

Desa Olimpik ini menjad "markas besar" tempat para atlet secara tradisional tinggal. Tempat mereka beristirahat, berkonsentrasi, dan bersosialisasi, dan telah dibangun dengan kayu yang dapat didaur ulang dan teknik konstruksi tradisional Jepang.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline