Lihat ke Halaman Asli

Christie Damayanti

TERVERIFIKASI

Just a survivor

Bertemu "Snoopy" di Roppongi

Diperbarui: 15 Juni 2018   10:11

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"Rumah merah" Snoopy dengan Woodstick yang sedang besantai di Museum Snoopy. Dokumentasi pribadi

Snoopy? SNOOPY ???

Siapa yang tidak kenal Snoopy? Seekor anjing lucu dan teman2nya, yang pertama kali aku kenal sejak aku di bangku SD. Sebuah nvel bergambar berbahasa Jerman, dibawakan oleh papaku sebagai oleh2 dari Jerman sekitar pertengahan tahun 1970-an.

Snoopy adalah seekor anjing fiksi berjenis beagel, peliharaan Charlie Brown, dalam komik bergambar karya Charles M.Schulz. Dan teman2nya termasuk Woodstock, akhirnya menjadi salah satu favorite ku, dan mengkoleksi berbagai macam produk denan karakter Snoopy.

Ketika tahun 2016 lalu Museum Snoopy pertama dibuka di Jepang, aku sdah berencana kesana jika ada kesempatan. Dan akhirnya, baru tahun 2018 aku sempat kesana setelah kali keempat aku ke Tokyo dlam 1 tahun terakhir ini. Itu pun, tiket masuk habis, dan harus mengantri lagi 2 jam kemudian!

Catatan :

Akhirnya, aku hanya bisa berfoto2 cantik dengan beberapa boneka Snoopy dan teman2nya, dan berjanji Oktober besok aku kesana lagi. Dan tiket akan langsung kubeli lewat minimart Lawsons, tidak "on the spot".

Musem Snoopy didirikan di distrik Roppongi, salah satu distrik di Minato di Tokyo, yang terkenal sebagai "distrik malam" dengan kehidupan yang mewah dan glamor. Dan Museum Snoopy berhadapan dengan sebuah sekolah berasrama jepang, dengan murid2nya yang ternyata gemar dengan tokoh Snoopy.

Desain gedung Museum Snoopy yang 'sederhana' tetapi elegan, mempresentasikan karakter Snoopy yang sederhana, tanpa warna warni meriah .....

Keterangan "parker sepeda", ditandai dengan si Woodstock dipapan dinding, hihi ....

Museum Snoopy di Roppongi ini adalah cabang pertama di dunia, dari Museum Schulz yang ada di Santa Rosa California, USA.Cerita tentang isi dari Museum Snoopy, memang hanya bisa aku lihat dari internet saja, karena aku belum bisa masuk ke dalamnya. Tetapi dengan konsep desain sebuah museum, aku bisa membayangkan apa yang ada didalam sana, walau untuk detail presentasinya, pasti tidak bisa dibayangkan, karena tergantung dengan ide kreatif masing2 museum.Ada beberapa bagian dalam museum. Ada sejarah cerita tentang Snoopy, sejak awal sampai sekarang. Perubahan bentuk karakter Snoopy, dari yang awalnya hanya seekor anjingbiasa, tetap8i berubah menjadi anjing yang bisa berpikir (gambar awan2 itu adalah apa yang Snoopy pikirkan).

www.matcha-jp.comSebagian kecil komik bergambar tentang Snoopy

Ada juga bagian dari gallery komik asli si penciptanya, komik hitam putih sampai berwarna. Dijual juga replika komik2 tersebut untuk souvenir dan dibawa pulang. Terdapat 4452 lembar karya seni komik asli "3D Peanut".Dan tentunya, toko souvenir yang berhubungan dengan Snoopy, selalu diburu pemujanya. Karena barang2 bagus berkarakter Snoopy, tidak terlalu banyak ibandingkan dengan karakter2 Disney. Dengan konsep dan detail yang cukup "sederhana", tidak banyak warna, ternyata justru memperkuat cirri khas tokoh Snoopy yang "pendiam", hanya berpikir dengan "awan2"nya.Ciri khas karakter Snoopy dalam souvenir adalah, raut wajah dan gerak tubuh Snoopy yang berbeda2. Walau pun hanya 1 gambar Snoopy dalam 1 tas (misalnya), tetapi desain nya berbeda2 gerak tubuh dan raut wajahnya, dan dicetak di atas tas yang berbeda, tentu saja para penggemarnya tidak ragu2 membeli beberapa tas yang sama, tetapi gambar Snoopy yang (sedikit sekali) berbeda2!

Contoh barang2 yang kubeli disana, warna putih atau natural, dengan tokoh karakter Snoopy dengan gerak tubuh dan mimic muka yang berbeda2. This is SNOOPY  .....

www.matcha-jp, Toko souvenir di Museum Snoopy 

 

Berbeda dengan tokoh karater Disney, dimana desainernya mendetail dengan warna warni sebagai ciri kas "point of interest", dan tiap detail, selalu berbeda warna dan desain. Meriah .....

 

Desain tokoh karakter Snoopy yang "sederhana", menjadi ciri khas nya. Sehingga para penggaum masing2 karakter mempunyai pandangan dan kesempatan yang berbeda untuk memilikinya. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline