Lihat ke Halaman Asli

Budi Susilo

TERVERIFIKASI

Bukan Guru

Singkong dan Liong di Bawah Pohon

Diperbarui: 4 Maret 2023   06:22

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto kopi Liong Bulan dan singkong goreng (dokumen pribadi)

Pedagang itu menghidangkan keresek hitam berisi singkong goreng. Padahal saya memesan seduhan Liong. Macam mana pula ini?

Jumat pagi kemarin mentari memancarkan kehangatan. Ceria kembali setelah beberapa hari murung di balik mendung. Selama itu, gerimis bahkan hujan seharian menghalangi kegiatan rutin jalan kaki.

Keluar rumah demi melemaskan otot-otot kaki sambil menyerap kehangatan matahari. Saya menuju jalan raya. 

Menyeberang. Berjalan-jalan di kebun negara. Maksud saya, kebun percobaan milik Kementerian Pertanian yang ditinggalkan oleh para penelitinya, lantaran pindah kerja ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kebun dengan beragam tanaman dibangun sejak zaman kolonial sebagai pusat penelitian pertanian. Sekarang, selain untuk menampung tenaga administrasi, tanah luas dan kompleks gedung itu sekarang digunakan untuk entah.

Selanjutnya menuju ke pinggir jalan. Istirahat di bawah pohon manggis. Duduk pada dingklik, hendak menyeruput kopi sekalian cari inspirasi.

Foto menjual kopi seduh di atas sepeda motor (dokumen pribadi)

Kepada Pak Yana, penjual kopi seduh di atas sepeda motor, saya memesan kopi Liong Bulan diaduk dua kali. Bagi saya, kopi saset dikacau merata akan terlalu manis.

Eh, ternyata yang datang keresek hitam berisi singkong goreng. Lho kok?

"Buat camilan. Kopi segera disiapkan."

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline