Lihat ke Halaman Asli

Budi idris

TERVERIFIKASI

Guru, Penulis Buku, Blogger inspiratif

Memaknai Lebaran Idul Fitri Layaknya Tahun Baru Masehi

Diperbarui: 10 Mei 2022   23:37

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber gambar 123nrf.com

Tanpa terasa Lebaran idul fitri sudah memasuki pekan kedua, masih ada beberapa hari lagi hari-hari untuk saling memaafkan.

Begitu banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memaknai Lebaran idul fitri salah satunya menjadikan lebaran idul fitri layaknya tahun baru yang biasa kita peringati setiap 1 Januari.

Tahun baru identik dengan suasana baru dan harapan baru, biasanya awal tahun baru menjadi awal kita merencanakan berbagai program yang akan di raih baik karir, keuangan, dan segala hal perencanaan untuk peningkatan taraf hidup, kita lakukan di awal tahun baru.

Ternyata lebaran idul fitri bisa juga menjadi titik awal kita memulai merencanakan sesuatu layaknya tahun baru. Pribadi yang bersih setelah di sucikan pada bulan ramadhan selanjutnya di sempurnakan dengan saling memaafkan menjadikan kita pribadi yang baru dengan segala kebaikannya.

Menjadikan lebaran idul fitri memulai rencana baru sungguh waktu yang sangat tepat dimana kita sering mengatakan saat saling memaafkan dengan ucapan "kosong-kosong ya" itu artinya lebaran idul Fitri memiliki makna memulai sesuatu dari nol kembali.

Satu tahun kedepan sampai bulan Ramadhan yang akan datang bisa kita membuat berbagai perencanaan apa yang ingin kita raih yang menjadi target pribadi.

Bidang pekerjaan seperti apa target kita kedepan bisa kita mulai sejak usai lebaran idul fitri memulai bekerja dengan semangat yang luar biasa dengan harapan di awal ramadhan tahun depan kita sudah mengalami peningkatan terhadap kinerja yang kita lakukan.

Begitu juga ketaatan beragama ukuran yang menjadi penentu keberhasilan bagaimana peningkatan kita beribadah harus kita memiliki target pribadi untuk satu tahun kedepan, berapa kali kita khatam Al Qur'an, berapa ayat-ayat yang sudah kita hafalkan, dan yang paling penting shalat kita semakin tepat waktu dan selalu berjamaah baik di masjid maupun mushola di lingkungan tempat tinggal kita.

Dalam keluarga juga sudah selayaknya lebaran idul Fitri menjadi titik awal memulai kehidupan baru hasil evaluasi satu tahun belakangan apa yang sudah kita lakukan, jika positif teruskan dan jika tidak baik segera tinggalkan dimulai sejak lebaran idul fitri tahun ini.

Memperbanyak kepedulian dan waktu berkualitas dengan keluarga bisa kita mulai lakukan, saatnya memulai kehidupan keluarga yang baru dimana saat bercengkrama dengan keluarga handphone kita simpan sejenak agar kita bisa fokus memberikan perhatian terhadap keluarga kita.

Sehingga waktu berkualitas dan bermanfaat sekaligus memberikan edukasi terhadap keluarga berkumpul tanpa ponsel di tangan kita mencerminkan pribadi yang beretika.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline