Lihat ke Halaman Asli

Benz_Hermawan

Tukang Jait

Semangat Merah Putih Tanpa "Embel-Embel" Bendera Putih

Diperbarui: 10 Agustus 2021   01:21

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto Dok Pribadi Bendera Merah Putih Berkibar

Surabaya - Kemerdekaan ditengah pandemi Covid-19 menjadi tantangan yang harus dijawab. Bukan terkait kalah menang, tapi apa yang bisa diperbuat untuk negeri.

Seruan bagi seluruh warga untuk memasang Bendera Merah Putih dan Umbul-umbul dalam rangka Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus di rumah masing-masing menjadi pertanda bahwa semangat Merdeka itu masih ada bukan hanya sekedar simbolis.

Perang yang dihadapi saat ini memang bukan lagi mengusir penjajah, tapi lebih dari itu yakni mengusir Corona dengan tidak abai terhadap protokol kesehatan. Semangat Merah Putih yang terpatri dibawah para pendahulu, semestinya juga menjadi refleksi bahwa dibutuhkan perjuangan untuk mewujudkan kemerdekaan dan hal itu tidaklah mudah.

Entah ini mitos atau benar, Indonesia di jajah selama 350 tahun oleh Belanda, namun jika kita melihat sejarah dengan semangat untuk mempertahankan diri dari serangan musuh dengan beragam caranya, semestinya kita generasi sekarang mencontoh itu.

Masih ingat cerita mbah-mbah terdahulu yang menerangkan bagaimana gagah beraninya para pejuang. Dengan senjata seadanya mereka berani melawan. Berbekal bambu runcing dan doa untuk ikhtiar mereka melawan.

Tentunya semangat ini lah yang bisa dipegang. Covid-19 yang masih menjadi ancaman, menjadikan kewaspadaan. Tidak hanya bagi saya, anda, kamu maupun semua untuk tetap menjaga diri.

Bertahan tetap menerapkan gerakan 5M protokol kesehatan sebagai pelengkap aksi 3M. yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi masih menjadi cara jitu memutus mata rantai penyebaran.

Dipahami, Pandemi Covid-19 telah meluluhlantakkan segala sendi kehidupan. Ancaman orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menyeruak, pandemi juga berdampak pada sektor ekonomi. Ya inilah penjajah nyata. Pertanyannya apakah kita berdiam diri dan mengibarkan bendera putih tanda menyerah?.

Delematis memang. Tapi berkaca dengan semangat berjuang hingga 350 tahun untuk merebut kemerdekaan. Semestinya kita juga tidak mudah menyerah. Memang yang dihadapi berbeda. Tapi semangat bangkit meski diserang harus menjadi modal dasar untuk bangkit.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline