Lihat ke Halaman Asli

Asita Suryanto

TERVERIFIKASI

Traveler

Minyak Herbal Sasak, Diproduksi Karena Cinta dan Kasih Sayang

Diperbarui: 11 November 2022   18:10

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Produksi minyak Sasak ( dok:  fb sasak)

Karena cinta dan kasih sayang kepada ibunda tercinta, Bapak Mohammad Nizar selaku owner PT  Bio Sehat Nusantara membuat produk kesehatan minyak herbal bermerk “Sasak”.

Minyak herbal yang terbuat dari sari buah kelapa asli yaitu VCO (Virgin Coconut Oil) dengan dicampur berbagai  aneka macam  rempah-rempah segar  lainnya sangat  cocok digunakan untuk segala usia.

Sasak yang berarti “jembatan,”  yang dimaksud adalah  jalan menuju sehat, sukses dan bahagia. Jadi minyak Sasak sebagai jembatan dari seseorang  yang memiliki penyakit , setelah mendapat  baluran minyak Sasak akan sembuh.

Minyak sasak dalam proses packing (dok pribadi)

Cara pemakaian minyak Sasak, cukup dibalurkan pada bagian yang sakit sampai meresap. Kemudian dibalurkan pula di bagian badan , yaitu punggung, persendian kaki, telapak kaki dan tangan, serta di kening dan dibawah daun telinga secara merata.

Saya yang sedang flu berat karena perubahan cuaca di Bali. Sangat  merasakan hangatnya minyak herbal Sasak. Setelah  dua hari kena  sakit flu saya sembuh . Karena setiap hari setelah mandi, saya membalurkan badan minyak Sasak  ke bagian punggung , kening dan dada.

Kemana pun penulis pergi, minyak Sasak selalu dibawa ( dok pribadi)

Minyak herbal Sasak merupakan minyak tradisional warisan leluhur , yang dproduksi secara modern . Minyak Sasak sudah terdaftar di BPOM sejak berdiri tiga tahun yang lalu pada tahun 2019.

Tidak hanya produksi minyaknya yang sudah mendapat sertifikasi BPOM, tetapi bahan baku yaitu jahe, kapulaga, kencur, sereh dan bumbu dapur lainnya juga didatangkan dari Pulau Jawa karena harus ada syarat  pemasok bumbu dapur yang sudah bersertifikat BPOM.

Bapak Nizar selaku pemilik produksi minyak Sasak (dok pribadi)

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline