Lihat ke Halaman Asli

Annisa Budi

Mahasiswa

Tips Mendampingi Anak Belajar di Rumah

Diperbarui: 18 Juli 2021   15:21

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Lingkungan menjadi penentu keberhasilan anak dalam dunia pendidikan. Untuk itu, lembaga pendidikan formal diciptakan sebagai tempat untuk mencapai tujuan pendidikan yaitu transfer of knowledge and Value dari orang yang diakui memiliki ilmu yang mumpuni kepada penerima baik secara individu maupun kelompok dengan harapan anak mampu mengoptimalkan potensi atau bakat yang dimiliki. 

Keberhasilan dalam transfer of knowledge tidak lepas dari beberapa faktor diantaranya asal mula pengetahuian itu sendiri, media yang digunakan, dimana dan bagaimana mentransfer pengetahuan kepada penerima. 

Di masa pandemi ini, menjadi hal yang wajar bagi orang tua kembali memberikan perhatian yang lebih kepada anak-anaknya ketika melakukan pembelajaran jarak jauh. Karena lingkungan keluarga merupakan pendidikan pertama bagi anak, pendidikan yang diberikan orang tua melalui bimbingan dan keteladanan mampu memberikan pengaruh besar bagi pertumbuhan anak. 

Lingkungan keluarga yang positif dapat memberikan dorongan, stimulus dan motivasi  kepada anak untuk menerima, memahami yang  diwujudkan dalam bentuk tindakan atas segala sesuatu yang diajarkan oleh orang tua, sehingga perkembangan anak akan spiritual, akhlak, kepribadian, emosi, bahasa dan dasar sosial dapat terpenuhi. 

Menilik dari sejarah perkembangan islam, Rasulullah diperintahkan untuk berdakwah kepada kerabat terdekat yaitu anggota keluarga sebelum ke masyarakat luas. Hal ini membuktikan bahwa keluarga menjadi prioritas akan keagamaan dan keselamatan. Pada dasarnya kebaikan dan keselamatan keluarga akan memunculkan kebaikan dan keselamatan bagi lingkungan sekitar. 

Sesuai firman Allah SWT dalam QS. al-Tahrim ayat: 06. Dia menyerukan kepada orang-orang beriman untuk menjaga keselamatan keluarganya dari api neraka.

Setiap peristiwa dalam kehidupan terdapat unsur pendidikan yang akan memberikan pembelajaran berharga bagi anak. Dengan demikian, orang tua harus sigap memanfaatkan setiap detik kebersamaan dengan anak sehingga proses pendidikan dapat berlangsung setiap saat tanpa membebani anak. 

Karena itu, metode pembelajaran menjadi kunci berlangsungnya penyampaian  proses pembelajaran bagi anak. Metode tersebut diantaranya yaitu memberikan contoh kepada anak dengan harapan dapat membentuk karakter mulia, memberikan bimbingan disertai tutur kata yang baik dalam penyampaiannya sehingga dapat meluruskan kesalahan dan kekurangan, memberikan kisah atau cerita yang baik dalam kehidupan dan membiasakan anak berbuat kebaikan, diwaktu luang memberikan pengawasan dan dukungan kepada anak dalam menyalurkan potensi yang bermanfaat, memberikan motivasi sehingga dapat membangkitkan semangat dan persaingan hidup sehat serta mengasah kemampuan dan keterampilan, memberikan sanksi apabila orang tua sudah mengarahkan namun anak membuat penyimpangan-penyimangan lain yang tidak terkontrol. 

Meskipun harus mengambil tindakan tegas, sanksi yang diberikan disesuikan dengan kadar kesalahan serta orang tua juga perlu mengimbangi dengan memberikan pujian dan balasan yang baik. Proses pembelajaran yang dialihkan untuk belajar dirumah mempunyai tantangan tersendiri bagi anak maupun orang tua. Tidak jarang masalah dalam proses pembelajaran terus bermunculan seperti halnya :

1. Suasana Rumah Tidak Kondusif
Suasana rumah yang tidak kondusif  merupakan hambatan dalam berkonsentrasi yang dirasakan oleh para pelajar. Pada saat pelajar belajar di ruang kelas, maka lingkungan ruangan tersebut telah diatur sedemikian rupa untuk menunjang proses pendidikan. Namun berbeda dengan proses belajar mengajar dari rumah. 

Tidak seluruh pelajar mempunyai keadaan rumah yang sama untuk menunjang proses belajar. Banyak dari pelajar tidak mempunyai ruang belajar yang nyaman, sunyi dan mendapat cahaya yang memadai. Ditambah lagi kegiatan di area rumah menjadi terganggu yang lumayan banyak untuk pelajar. Hambatan tersebut sangat bermacam- macam, mulai dari gangguan suara, pandangan, serta banyak hal lain yang menyebabkan pelajar tidak bisa fokus belajar.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline