Lihat ke Halaman Asli

nurainy

penulis amatir

Puisi | Senyawa

Diperbarui: 27 Februari 2020   08:51

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Adalah misteri dibalik dua penyangga yang ku sandarkan serupa timbangan

Izinkan tabir tersibak untuk terbukanya mata bila berunsur cahaya

Adalah abdi berserah di kala redup dan marah

menyita udara untuk ku bercermin hamba

Angka serupa sudah berjalan dan lalu sejengkal saja

Dua puluh dua, pernah terbisik hawa untuk tiap makna

Dan kini aku terhadap, izinkanlah terucap

Ada ku diantara tak terhingga di lapisan debu bahkan lebih kecil lagi

Adalah seluruh gerak, sahut, jerit, dan harpa di kalbu

Ini terbaca dunia dan belum untukku

Itu dua diantara kiri dan kanan yang mereka tebar sebagai panutan

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline