Mohon tunggu...
nurainy
nurainy Mohon Tunggu... penulis amatir

Otodidak menulis: 1. puisi 2. lagu 3. kata mutiara

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Senyawa

27 Februari 2020   08:45 Diperbarui: 27 Februari 2020   08:51 7 0 0 Mohon Tunggu...

Adalah misteri dibalik dua penyangga yang ku sandarkan serupa timbangan

Izinkan tabir tersibak untuk terbukanya mata bila berunsur cahaya

Adalah abdi berserah di kala redup dan marah

menyita udara untuk ku bercermin hamba

Angka serupa sudah berjalan dan lalu sejengkal saja

Dua puluh dua, pernah terbisik hawa untuk tiap makna

Dan kini aku terhadap, izinkanlah terucap

Ada ku diantara tak terhingga di lapisan debu bahkan lebih kecil lagi

Adalah seluruh gerak, sahut, jerit, dan harpa di kalbu

Ini terbaca dunia dan belum untukku

Itu dua diantara kiri dan kanan yang mereka tebar sebagai panutan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x