Lihat ke Halaman Asli

Ali Musri Syam

Belajar Menulis

Puisi: Kukira Kau Rumah

Diperbarui: 7 Februari 2022   20:30

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi kukira Kau Rumah / dokpri @ams99 By. Text On Photo

Kukira Kau Rumah

Pertemuan tak terduga di kala senja hampir purna
Kita menjadi asing dari sebelumnya
Persuaan yang intim membawa kita saling bertanya-tanya
Apakah ini rasa atas definisi cinta

Kau datang ketika malamku kian kelam
Tak ada sinar penunjuk jalan
Kau bertandang di peraduanku yang jalang
Memantik gelora kasmaran

Kini Kau hendak pamit
Ketika suar di menara jiwaku menyala-nyala
Kau hendak memadamkan api
Dengan pergimu tiba-tiba

Nyatalah jika tak pernah sungguh-sungguh
Kau hanya sesaat untuk singgah
Kemudian pergi dan berlalu
Meninggalkan Aku yang terlanjur menjadi abu

Kau bukan rumah
Bagi kediaman sunyiku berkecambah
Kau hanya rusuk
Bagi luah rinduku terlajur merasuk

Sebelum malam menutup pekatnya
Kau kembali ke singgasana
Seseorang telah menunggumu pulang
Mengharap hangat dekapan

Penajam Paser Utara, 07.02.2022
Ali Musri Syam Puang Antong

*rusuk: rumah sementara waktu (mentawai)

Puisi Sebelumnya: Ampau Imlek di Musim Pandemi

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline