Lihat ke Halaman Asli

Ali Musri Syam

Belajar Menulis

Dari Al Baqarah 183, Bukhari Muslim hingga Kutipan "Janda" Zainuddin MZ: Kisah Klasik Ramadan

Diperbarui: 28 April 2021   19:30

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Alquran & Terjemahan, Alquran Tafsir Perkata, Ringkasan Sahih Muslim (Dokpri @AMS99)

Bulan suci ramadan adalah bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan. Didalamnya terdapat banyak keutamaan dibandingkan dengan sebelas bulan lainnya.

Beberapa diantara keutamaan itu adalah terbukanya pintu-pintu langit, dilipatgandakannya pahala dan dikabulkannya segala doa-doa.

Setiap datangnya bulan suci ini, umat islam berlomba-lomba mengisinya dengan berbagai macam ibadah untuk memperoleh ganjaran pahala yang sebanyak-banyaknya.

Mulai dari ibadah wajib sampai ibadah sunnah, semua antusias untuk ditunaikan.

Baca JugaSenjata Pamungkas itu Bernama KOJIMA, Madu Lengkap Menjaga Nutrisi Berpuasa

Beberapa ibadah yang paling sering dilakukan adalah membaca Alquran, hadis dan dan melafalkan doa-doa.

Diantara bacaan tersebut terdapat doa, hadis, ayat yang paling diingat saat ramadan, bahkan sebagian besar kita hafal karena memang sangat masyhur. Sehingga bagi saya serasa menjadi kisah klasik ramadan.

Bacaan tersebut antara lain:

Ayat Alquran Surah Al Baqarah (2) ayat 183, yang artinya

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”

Ayat Alquran ini begitu familier bagi kita karena paling sering kita dengar. Dalam berbagai ceramah, khotbah, kajian, kultum dan sejenisnya ayat ini paling sering di lantunkan. Sebagian besar kita juga menghafalnya dengan fasih.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline