Lihat ke Halaman Asli

Meirri Alfianto

TERVERIFIKASI

Seorang Ayah yang memaknai hidup adalah kesempatan untuk berbagi

Puisi: Pengakuan

Diperbarui: 23 Agustus 2021   05:47

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Koleksi gambar: jplenio dari Pixabay

Sepasang mata menghunus pandangan pada jam yang berdiri kokoh di sudut alun-alun kota barat

Ini kota yang sendu menyaru rindu

Berapa lama lagi, tanyamu

Kira-kira dua purnama lagi, jawabku pelan

Mengapa begitu lama, katamu, 

seakan  kau mohon padaku untuk mempercepat waktu

Tak terhitung banyaknya pertanyaan yang sama terus kau ulang

Seakan kau takbisa menaja kata yang lain

Tak adakah yang ingin kau tanyakan tentangku?

Rindumu itu menyiksaku, menambah sayatan dihati yang membuatku merintih perih

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline