Lihat ke Halaman Asli

Akbar Pitopang

TERVERIFIKASI

Berbagi Bukan Menggurui

Perpustakaan Berbasis Digital untuk Tingkatkan Minat Baca Kaum Milenial

Diperbarui: 20 Mei 2022   19:36

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tren digitalisasi perpustakaan semakin berkembang saat ini (Dokpri)

Sudah beberapa bulan yang lalu sejak diresmikannya pojok baca digital di salah satu ruang terbuka hijau (RTH) atau taman kota di Kota Pekanbaru. Tepatnya di RTH Puteri Kaca Mayang yang lokasinya sangat strategis tepat berada di tengah pusat kota.

Kali ini, penulis memiliki kesempatan untuk menengok kembali pojok baca yang satu ini. Kalau kami pribadi menyebutnya dengan perpustakaan mini karena bangunannya minimalis.

Walau begitu, keberadaannya memberikan manfaat yang besar dan maksimalis. Keberadaannya ibarat oasis di tengah fasilitas publik yang menyirami kegersangan minat baca dan kemampuan literasi segenap warga di negeri ini.

Hal yang membuat kami penasaran adalah karena konsep yang diusung dikolaborasikan dengan teknologi atau digitalisasi. Maka sebutlah ia dengan pojok baca digital atau diakronimkan menjadi Pocadi.

pocadi atau kami menyebutnya perpustakaan mini (Dokpri)

Perpustakaan minimalis bertajuk pojok baca digital (POCADI). Semenarik apa sih untuk dikulik? 

Pertanyaan itu selalu mengusik perhatian kami. Sepertinya memang pantas untuk ditelisik.

Jika selama ini kita sering mendengar tentang pojok baca, maka kali ini diberi embel-embel digital. Ekspektasi masyarakat yang tertarik dengan pojok baca pasti akan mengundang antusiasme yang tinggi.

Selama ini, kita memang sudah sering mendengar tentang istilah pojok baca. Khususnya di dunia pendidikan.

Kehadiran pojok baca di lingkungan sekolah menjadi sebuah program inovatif dari guru atau sekolah guna menumbuhkan budaya literasi segenap warga sekolah terutama minat peserta didik.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline