Lihat ke Halaman Asli

Cukup ke Kedai Nglathak di Tengah Kota Jogja Jika Ingin Menyantap Kelezatan Sate Klathak

Diperbarui: 23 Januari 2017   09:55

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Jalan Gambir - Gang Seruni.

Selain gudeg, ada satu lagi makanan khas yang berasal dari Jogja yaitu sate klathak. Warung-warung sate klathak mudah ditemui di daerah Imogiri, Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain jauh dari pusat kota, terkadang antriannya panjang, ini berbahaya bagi orang yang ngidam sate klathak.

Tidak perlu jauh-jauh sampai Imogiri jika ingin menyantap sate klathak, karena sekarang ada kedai sate klathak di tengah kota Jogja. Namanya pun unik, diambil dari kata klathak itu sendiri; Nglathak.

Letak Kedai Nglathak mudah dijangkau dengan kendaraan bermotor, Jalan Gambir Karangasem Baru Gg. Seruni No. 7 Catur Tunggal Depok Sleman (Utara FT UNY). Lebih jelasnya bisa lihat pada Google Map di tautan ini.

Gang Seruni merupakan jalan ber-konblok, mulut Gang Seruni di Jalan Gambir “dicepit” oleh Villa Cepres Deresan dan Pondok Pesantren Sulaimaniyah. Jika masih ada, spanduk Nglathak terpasang membentang di atas Jalan Gambir.

Tempatnya relatif sepi jauh dari keramaian, enak sekali buat nongkrong. Dan menurut ownernya Mas To (beliau lebih suka dipanggil begitu, biar lebih misterius); ruangannya didesain Instagramable. Makanya para Kompasianer Jogja jadi lupa makan hidangan, keasyikan motret makanan.

Foto Vika Kurniawati.

Rombongan Kompasianer Jogja sengaja berkunjung ke Nglathak untuk #DolanKuliner perdana di tahun 2017. Saya terdaftar pertama pada acara ini tapi ketika sampai di Nglathak sudah banyak orang, padahal baru jam 14.50 WIB,,, saya merasa gagal :(. Ajakan Dolan Kuliner Kompasianer Jogja bisa dibaca di tautan ini.

Menu apa ya enaknya?

Sate Klathak Mozarella dan Yogurt Moringa
Dua menu yang namanya asing sengaja saya pesan, penasaran dengan rasanya. Sate Klathak Mozarella dan minuman Yogurt Moringa jadi hidangan yang siap disantap. Menu paket sate sudah termasuk nasi loh, jika nasinya kurang bisa pesan nasi saja.

Pesanan Kompasianer Jogja.

Kita bedah satu-persatu ya tweeps, eh kompasianer.
Nasi putih; nasi putih di Nglathak berasal dari beras organik petani lokal,,, bukan beras impor. Rasa nasinya hampir sama dengan nasi kualitas istimewa... enak :).

Saya pesan ini saja.

Sebelum bahas Sate Klathak Mozarella, mau cerita sedikit tentang sate klathak original di Nglathak. Keistimewaan sate klathak di Nglathak adalah menggunakan daging kambing betina afkir, bukan dari kambing muda yang biasa diolah menjadi sate klathak. Kambing afkir adalah sebutan lain kambing betina yang sudah tidak bisa beranak lagi.

Alasannya adalah keberlangsungan keturunan, jika kambing muda banyak disembelih dikhawatirkan populasi kambing betina lebih sedikit dari kambing jantan. Efek berantai, kambing muda susah dicari harganya pun naik karena permintaan lebih besar daripada ketersediaan . UUD lah...

Ngobrol sambil makan.

Tidak sulit bagi owner Nglathak untuk mengolah daging kambing betina afkir menjadi menu istimewa, karena pasangan suami istri adalah lulusan Fakultas Peternakan IPB. Cocok kan..
Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline