Lihat ke Halaman Asli

Yuli Anita

TERVERIFIKASI

Guru

Cerita tentang Dua Alun-Alun di Kota Malang

Diperbarui: 10 Juli 2022   19:12

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Alun-alun Malang.| WIKIMEDIA COMMONS/CHRISTOPHE95 via Kompas.com

Sore itu cuaca begitu cerah. Langit biru bersih tanpa awan, mentari menyapa kedatangan kami dengan sinarnya yang lembut. Ya, hari itu kami berjalan-jalan ke alun-alun Kota Malang.

Tentang Alun-alun

Hampir disetiap kota di Indonesia bisa dijumpai alun-alun. Misalnya di Yogyakarta, Banten, Lamongan, Tuban, Malang dan banyak lagi.

Kata alun-alun berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti lapangan terbuka yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan yang dapat digunakan untuk masyarakat berkegiatan.

Alun-Alun Merdeka, Sumber gambar : Mongabay

Dari zaman ke zaman alun-alun menjadi tempat bagi kegiatan warga sekitarnya. Di masa lalu alun-alun pernah dijadikan tempat melakukan doa persembahan bagi warga yang akan mulai bercocok tanam, tempat melakukan pepe yaitu tradisi mengungkapkan aspirasi dari rakyat pada rajanya.

Di zaman kerajaan Islam alun-alun menjadi tempat melakukan sholat atau kegiatan keagamaan dan fungsi alun-alun terus berkembang menjadi pusat pemerintahan dan kegiatan kebudayaan. 

Sehubungan dengan alun-alun, ada yang menarik di kota Malang , yaitu ada dua alun-alun di kota ini. Yang pertama adalah Alun-Alun Merdeka yang berlokasi di Jl. Merdeka dan Alun -Alun Bunder yang berada tepat di depan Balai Kota. 

Berkunjung ke Alun-Alun Merdeka

Berfoto di Alun-Alun Merdeka, dokumentasi pribadi

Wajah-wajah ceria tampak di mana-mana. Beberapa orang tampak berfoto-foto, yang lain duduk-duduk di bawah pohon-pohon besar sambil merasakan segarnya suasana.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline