Lihat ke Halaman Asli

Walentina Waluyanti

Menulis dan berani mempertanggungjawabkan tulisan adalah kehormatan.

Rahasia Bikin Kastengel dan Bedanya dengan "Kaasstengels" Belanda

Diperbarui: 15 Desember 2021   17:24

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto: Kue kastengel Indonesia, kue khas menyambut Natal| Dokumentasi pribadi

Penulis: Walentina Waluyanti

Catatan penulis: Tulisan ini disertai video pada akhir tulisan tentang langkah-langkah pembuatan kastengel tanpa menggunakan cetakan. Ada perbedaan antara ejaan Indonesia: kastengel (Indonesia) dan ejaan Belanda: kaasstengel/kaasstengels.

Ingin bikin kue kastengel tapi tidak punya cetakan kuenya? Jangan khawatir! Tanpa cetakan pun, kita tetap bisa membuat kue kastengel dengan hasil yang cantik dan enak. Yang paling penting adalah mengetahui kiat-kiat membuat kue kastengel dengan hasil memuaskan.

Di Indonesia, kue kering keju, biasa disebut kue kastengel adalah salah satu kue khas menyambut Natal. Kue kastengel memang adalah kue favorit yang sering hadir pada setiap hari raya di Indonesia. Sebetulnya bukan saat Natal saja, saat Idul Fitri pun kue kastengel sering menjadi sajian pilihan.

Ketika masih tinggal di Indonesia, biasanya saya membantu ibu membuat kue kastengel ini. Beberapa hari sebelum Natal, rumah dipenuhi aroma kue kering yang dipanggang di oven. Aroma ini sangat khas, yang membuat saya kangen dengan suasana ini setelah pindah ke Belanda.

Setelah tinggal ke Belanda, aroma kue kering yang dipanggang di oven saat menyambut Natal, tetap ingin saya hadirkan di rumah. Ini bisa sedikit mengobati kerinduan pada suasana Natal di Tanah Air.

Karena dulu kerap membantu ibu membuat kue kastengel menjelang Natal, membuat saya mengenali rahasia pembuatan kue kastengel ini. Jenis keju apa yang sebaiknya digunakan, dan bagaimana membuat kue kastengel yang cantik meskipun tanpa cetakan.

Perbedaan Kastengel Indonesia dan "Kaasstengels" Belanda

Kue kastengel berasal dari bahasa Belanda, "kaasstengel". Kaas artinya keju dan stengel artinya tangkai atau batang. Kue kastengel adalah kue yang menyerupai tangkai atau batang keju. 

Orang Indonesia menyebut kue keju dengan nama kue kastengel, juga orang Belanda menyebut kue keju dengan nama yang sama, yaitu kue kaasstengel. Perhatikan ejaannya yang berbeda. Orang Indonesia mengeja dengan "kastengel", orang Belanda mengejanya "kaasstengel", atau "kaasstengels" (pakai huruf s di akhir kata, bentuk jamak).

Secara etimologis, memang kue kastengel berasal dari bahasa Belanda. Juga ide pembuatannya berasal dari kue kastengel Belanda. Kendati demikian, bentuk kue kastengel seperti yang kita kenal di Indonesia, tidak ditemui di supermarket manapun di Belanda.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline