Lihat ke Halaman Asli

Vanessa Valentina

Ibu Rumah Tangga

Telemarketing, Pekerjaan yang Sering Dipandang Sebelah Mata

Diperbarui: 7 Januari 2022   02:08

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi telemarketing | Sumber: Pexels/Mikhail Nilov

Dewasa ini seiring dengan perkembangan zaman sudah banyak perusahaan besar di Indonesia menggunakan jasa marketing online untuk memasarkan produk suatu perusahaan. 

Ada beberapa jenis jasa marketing online dimulai dengan iklan, digital marketing, e-commerce, telemarketing dan masih banyak lagi. 

Saat ini kita akan membahas salah satu dari jenis pekerjaan yang masih dipandang sebelah mata, yaitu telemarketing.

Tugas sebagai seorang telemarketing dipandang begitu mudah, padahal sebagai seorang telemarketing harus memiliki beberapa skill atau keahlian. 

Karena telemarketing melakukan pemasaran hanya melalui telepon. Ia harus berupaya untuk melakukan pemasaran tanpa bertatap muka secara langsung. 

Saat seorang telemarketing melakukan pekerjaannya suasana di hatinya harus bersemangat. Karena suara saat berbicara di telepon adalah modal utama seorang telemarketing. 

Terkadang sebagai seorang pekerja telemarketing mood mudah berubah, ditambah lagi dengan target yang luar biasa untuk telemarketing. 

Dikarenakan telemarketing bekerja di dalam kantor dan tidak memerlukan bertemu dengan calon customer, perusahaan menuntut lebih tinggi target dari telemarketing dibanding marketing di lapangan.

Perusahaan mungkin berpikir dengan telepon akan lebih mudah dalam menjangkau calon customer. Di sinilah seorang telemarketing dituntut untuk setiap saat meng upgrade skill atau keahlian mereka.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh seorang telemarketing yang selalu dituntut achieveble :

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline