Lihat ke Halaman Asli

Tonny Syiariel

TERVERIFIKASI

Travel Management Consultant and Professional Tour Leader

Bir, Sepak Bola dan Sponsor

Diperbarui: 2 Desember 2022   02:06

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hanya Budweiser Zero yang tanpa alkohol yang diijinkan masuk ke dalam stadion di Qatar. Sumber:  Anheuser-Busch Inbev / www.wsj.com

Jerman masih terbenam di dasar klasemen grup E di Piala Dunia 2022. Bahkan Timnas berjuluk Nationalelf ini nyaris mengepak koper lebih awal andai saja kalah dari Spanyol. Sementara itu, Timnas Belgia yang dijuluki Setan Merah bahkan tersungkur di kaki Singa Atlas Maroko. Alhasil fan dari kedua negara pecinta bir itu pun harus tertunduk lesu. Apalagi tanpa bir yang sudah dilarang masuk ke dalam stadion di Qatar.

Bir dan sepak bola sudah lama seiring sejalan di hampir setiap pagelaran Piala Dunia sepak bola. Tetapi, relasi indah itu kini harus terhenti sejenak di FIFA World Cup Qatar 2022. Pasalnya, sebagai tuan rumah, Qatar telah melarang peredaran minuman beralkohol di semua stadion sepak bola di Piala Dunia 2022.

Budweiser sebetulnya telah bersiap mengucurkan birnya selama perhelatan Piala Dunia 2022. Bir-bir Budweiser bahkan telah dikapalkan ke negara di semenanjung kecil di Jazirah Arab itu jauh sebelumnya.

Akan tetapi, Qatar baru memutuskan pelarangan itu hanya dua hari sebelum turnamen akbar ini dimulai.

Padahal FIFA dan Qatar sebelumnya sudah menyetujui penjualan bir selama Piala Dunia 2022. Budweiser, yang kini dimiliki Anheuser-Busch InBev SA/NV (AB InBev), sebuah perusahaan minuman raksasa yang bermarkas di Leuven-Belgia, pun sudah menyetor 75 juta dolar ke FIFA untuk menjadi salah satu sponsor utama di Piala Dunia 2022. 

Budweiser yang tidak terjual akan dihadiahkan ke negara pemenang Piala Dunia 2022. Sumber: Patrict T. Fallon/AFP/Getty/www.nytimes.com

Namun, larangan itu telah diberlakukan. FIFA pun terpaksa menerima keputusan itu. Budweiser sendiri masih diijinkan menjual produknya di area stadion, tapi hanya jenis Budweiser Zero yang tanpa alkohol.

Sedangkan bir Budweiser lain yang rerata mengandung sekitar 5% alkohol hanya boleh dikonsumsi di lokasi tertentu. Misalnya, di FIFA Fan Festival dan tempat berlisensi lainnya.

Sebagai sebuah negara Islam, Qatar memang mengontrol ketat peredaran minuman beralkohol. Bir tentu saja masih bisa dibeli di berbagai tempat berlisensi di Qatar. Tetapi, jelas dilarang mengonsumsinya di area publik. Budweiser pada akhirnya bisa memakluminya. Dan konon semua bir yang tidak terjual bakal dihadiahkan ke negara pemenang Piala Dunia 2022.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline