Lihat ke Halaman Asli

Muhammad Rosyid Ridlo

Barang siapa menanam maka ia akan menuai

Wisata Kebun Kurma Pasuruan, Lebih dari Sekadar Tempat Wisata Biasa

Diperbarui: 12 Juni 2021   22:11

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pengunjung Wisata Pohon Kurma. (dok. pribadi)

Apa yang ada didalam benak kita ketika mendengar wisata kebun kurma ? 

Tentu, pertama mayoritas kita pasti membayangkan bahwa disana akan ada banyak pohon kurma dan kita bisa memetik kurma itu sendiri sekaligus menikmati langsung kurma dari pohon, dan terakhir kita diharuskan membayar sesuai jumlah kurma yang kita makan seperti pada wisata kebun yang lainnya baik kebun apel, kebun jeruk, kebun blimbing dan sebagainya.

Jika kita menjadi pendengar yang kritis, maka akan timbul pertanyaan dalam diri kita mungkinkah pohon kurma bisa tumbuh di Indonesia ?setelah tumbuh, apakah bisa berbuah dan seterusnya. 

Hal yang demikian sangatlah wajar, namun ketika kita langsung menuju destinasi wisata kebun kurma yang ada di Pasuruan Jawa Timur tersebut maka segala praduga kita akan terbayar tuntas bahwa memang disana tumbuh pohon kurma diatas tanah yang luas.

Menurut HM Roeslan sebagai duta wisata grup sekaligus pemilik lahan seluas 3,7 hektar ini awal mulanya beliau terinspirasi oleh wisata petik kurma yang ada di Thailand, sepulangnya dari sana beliaupun langsung mencari bibit kurma di kota Jakarta untuk ia tanam di lahan yang ia miliki. 

Wisata ini sendiri terletak di desa Sukorejo Kabupaten Pasuruan, jika ditempuh dari kota Pasuruan maka akan membutuhkan waktu tempuh kurang lebih sekitar 2 jam dengan jarak 26 Km, namun akan lebih dekat lagi jika ditempuh dari kota Malang. Dengan harga tiket yang tergolong murah yakni 20.000 rupiah perorang pengunjung akan dibuat terpesona olehnya. 

Di tempat wisata ini tumbuh bermacam macam jenis kurma salah satunya adalah kurma azwa, selain pohon kurma di tempat wisata ini juga ditanami tanaman yang lainnya seperti pohon tin, delima, zaitun dan siwak. Wisata ini sendiri secara resmi sudah dibuka sejak Januari 2017 .

Pintu Depan wisata Kebun Kurma. (dok. pribadi)

Yang menjadi istimewa wisata kebun kurma ini pertama adalah konsepnya yang out of the box karena dari nama wisatanya saja sudah aneh, di Indonesia ada wisata yang menyediakan pohon kurma, kenapa tidak blimbing, jeruk, apel ataupun strawberry yang jika dibayangkan saja kita seolah olah merasakan kesegaran dari buah-buah tersebut. 

Lha ini kurma yang notabene buah yang hanya ada dan muncul dibanyak tempat tatkala kita menjalani ibadah puasa dibulan Ramadhan, selebihnya akan ditinggalkan bersamaan dengan berakhirnya Ramadhan. Maka pemilihan konsep wisata kebun kurma ini sudah menjadi poin plus untuk menarik perhatian.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline