Lihat ke Halaman Asli

Suhaimi Arza

Guru, Dai dan Pemerhati Pendidikan

Kasi Pendis Kemenag Membuka PKB KKG 0003 Nagan Raya Aceh

Diperbarui: 15 November 2022   07:10

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto Bersama KKG 0003 Nagan Raya (Sum Dokpri)

Nagan Raya- Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya Drs, Ridwan Ali,M.Pd membuka secara resmi Kegiatan Program Keprofesian Berkelanjutan (PKB) KKG 0003 Nagan Raya Aceh bertempat di Aula Serbaguna Kantor Camat Seunagan Gampong Keude Linteung, pada senin (14/11/2022) siang sekitar pukul 13.20 WIB.

Kegiatan PKB KKG 0003 Nagan Raya Aceh  dilaksanakan dengan program bantuan dari proyek REP/MEQR  anggaran tahun 2022 yang direlisasikan oleh Word Bank.

Kegiatan pembukaan PKB diawali oleh protokol,  wahyu ilahi, lagu Indonesia Raya, Mard Guru, kata kata sambutan dari pembina KKG 0003 Nagan Raya selanjutnya kata kata sambutan dan pembukaan KKG oleh Kasi Pendis Kemenag serta ditutup dengan doa oleh pengawas madrasah.

Pembukaan KKG dihadiri oleh Kasi Kemenag, Pengawas Madrasah, Pembina KKG 0003 Nagan Raya, TIM Fasda Nagan Raya dan seluruh peserta KKG serta ikut juga tenaga kependidikan MIN 3 Nagan Raya. 

Dalam kata  sambutan dari pembina Nurmanzili yang merangkap sebagai fasda juga sebagai fasilitator Sekolah Ramah Anak  (SRA) Nasional, memberikan orasi kepada para peserta supaya lebih termotivasi dan semangat dalam mengikuti PKB. Jangan coba main main atau tidak serius karena kesempatan itu tidak datang 2 x katanya, walaupun ada guru yang mau pensiunpun harus mengikuti kegiatan dengan seksama dan penuh rasa tanggung jawab.

Lanjutnya "dana untuk  kegiatan seperti ini tidak tiap tahun dapat diperoleh, untung saat ini ada program dari REP/MEQR yang mau mendukung kegiatan ini, waupun harus melalui mekanisme dan perjuangan yang luar biasa dalam membuat, merancang agar  proposal diterima dan dapat diterbitkan SK dan dana khususnya"

dalam orasinya yang berapi api Nurmanzili mengibaratkan " saat ini kita semuanya mempunyai pisau namun pisau itu sedang berkarat saaat inilah kita asah kembali dengan adanya fasda yang  baru mengapdate ilmunya  langsung dari tutor nasional selama mengikuti diklat fasda di Jakarta" .

Kegiatan PKB bertujuan mengasah ilmu yang sudah lama tidak terapdate atau saling berbagi dengan teman sesama agar ilmu yang usdah ada semakin berkembang untuk menghadapi abad 21. Dalam sambutannya mengingatkan bahwa saat ini abad 21 pentingnya 3 macam persiapan yaitu : 

1. Karakter 

2. Kompetensi 

3. Literasi 

Guru harus dapat  menjadi tauladan dan best praktice yang akan peserta didik terapkan dalam kehidupan sehati harinya melalui iman dan takwa. Guru juga harus terus memperbaharui setiap ilmu yang sudah ada melalui seminar, diklat memlaui membaca buku dan lainnya penutup dari kata sambutan Nurmanzili.

Selanjutnya Kasi Pendis Kemenag Nagan Raya diamanahkan untuk memberikan motivasi sekaligus  membuka kegiatan PKB yang diadakan oleh KKG menuturkan beberapa hal yaitu " peserta agar serius dalam mengikuti PKB karena tidak semua guru bisa merasakan seprti KKG 0003". dalam lanjutanya diingatkan tentang proses mendapatakan kesempatan seperti saat ini  tidak semudah dengan membalikkan tangan atau cukup dengan copi paste, proposal yang disusun harus sesuai dengan juknis dan memenuhi standar untuk diberikan dana dari word bank."

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline