Lihat ke Halaman Asli

Suko Waspodo

lecturer

[Psikologi 8] Perspektif Sosial Budaya Psikologi

Diperbarui: 30 Juni 2021   08:33

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Perspektif Sosial Budaya Psikologi (ilustr: udemy.com)

Perspektif sosial-budaya psikologi memperhitungkan kekuatan-kekuatan yang lebih besar yang berasal dari masyarakat dan budaya yang memengaruhi perilaku, pikiran, dan perasaan individu. 

Teori sosial-budaya adalah salah satu perkembangan terkini di bidang psikologi yang berupaya menganalisis peran yang dimainkan oleh masyarakat dalam mendorong perkembangan dan pertumbuhan individu. Teori ini sama-sama menekankan fakta bahwa pembelajaran manusia sebagian besar merupakan hasil dari proses sosial.

Berbagai sub-bidang psikologi telah menyumbangkan berbagai versi penjelasan untuk menggambarkan hubungan antara faktor sosial-budaya dan kerangka mental manusia yang menonjol di antara mereka adalah psikologi budaya, psikologi sosial dan psikologi budaya-sejarah. 

Para ahli teori sosio-budaya mempelajari berbagai faktor yang mempengaruhi perilaku dan psikologi manusia seperti sikap masyarakat, norma dan peran gender, struktur keluarga / kekerabatan, praktik perawatan anak, faktor ras dan etnis, perbedaan agama dan regional atau praktik, ritual, tabu dan permainan kekuasaan .

Psikologi Sosial

Psikologi Sosial adalah penilaian ilmiah tentang perilaku, emosi, perasaan, dan pikiran orang di hadapan orang lain yang dapat disiratkan, dibayangkan atau aktual. Sub-bidang ini memberikan jawaban atas pertanyaan tentang bagaimana pemikiran, perasaan atau emosi tersebut dikonstruksi dan bagaimana faktor-faktor ini memengaruhi interaksi kita dengan orang lain.

Fokus utama psikologi sosial adalah untuk menganalisis dan menggambarkan perilaku manusia yang terjadi sebagai akibat dari interaksi antara kondisi mental dan faktor sosial. 

Dengan demikian, tujuan psikologi sosial adalah untuk menguji berbagai faktor yang membuat seseorang berperilaku dengan cara tertentu di hadapan orang lain. 

Cabang psikologi ini sama-sama berupaya menganalisis berbagai kondisi di mana perilaku atau tindakan tertentu terjadi. Tujuan utama dari pendekatan ini adalah untuk menjelaskan bagaimana orang menafsirkan atau menafsirkan informasi dan bagaimana informasi yang mereka interpretasikan memengaruhi perilaku, pikiran, dan perasaan mereka (Ross & Nisbett, 1991).

Dengan demikian psikologi sosial menganalisis perbedaan perilaku individu dari perspektif sosial dan bagaimana berbagai kekuatan situasional atau variabel berinteraksi untuk mempengaruhi perilaku manusia. 

Mereka lebih jauh menjelaskan bahwa orang mencoba level mereka sebaik mungkin untuk beradaptasi atau mengubah perilaku mereka untuk dapat menyelaraskan dengan cara-cara masyarakat. Saat dihadapkan dengan situasi sosial baru, individu berusaha untuk mengambil isyarat dari anggota masyarakat lainnya karena dapat berperilaku dengan cara yang dapat diterima secara sosial.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline