Lihat ke Halaman Asli

SISKA ARTATI

TERVERIFIKASI

Ibu rumah tangga, guru privat, dan penyuka buku

Guruku Keren, Guruku Beken

Diperbarui: 30 Januari 2021   18:18

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Wajah sumringah saat mendapat komentar bagus pada sebuah unggahan tulisan (ilustrasi gambar https://www.bareksa.com)

Assalamu'alaikum, Diary.

'Met sore, sayang!

Hayooo, sudah nungguin aku dari tadi, ya.

Sini, duduklah di depanku. Telah kusiapkan cerita, obrolan seru dari sebuah grup whatsapp. 

Ry, sudah hampir satu setengah bulan, aku belajar tentang kepenulisan bersama Komunitas Penulis Berbalas (KPB) dan Khrisna Pabichara (KP). Aku memanggilnya 'Pak Guru'.

Mendapatkan ilmu dari kawan-kawan dan bimbingan dari beliau, membuatku terus semangat menulis, Ry. Mencoba dan terus mencoba menulis apa yang bisa kutuangkan di laman akun kompasianaku. Kulakukan dengan senang hati dan ringan tangan.

Diary, jika tulisanku dapat label PILIHAN, girang bukan main. Pas gak dapat label, paling hanya terhenyak, tapi harus tetep tersenyum. Toh, aku sudah berusaha menulis sebisa dan semampuku. Harus jaga semangat, kembali pada tujuanku menulis, yaitu bermanfaat bagi banyak pembaca yang mampir di unggahanku.

Nah, Pak Guru juga mengingatkanku. Pada satu unggahan artikel, beliau bilang:

MENULISLAH, tidak peduli tulisanmu bagus atau jelek terus saja menulis. Jika tiba waktunya yang jelek dapat berubah menjadi bagus. Menulislah, tidak peduli tulisanmu keliru atau tepat. Mereka yang tidak pernah keliru tidak akan mengenal cara dan makna memperbaiki.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline