Lihat ke Halaman Asli

Seftalia Ersa Wardiana

seorang mahasiswa diploma bidang arsitektur disalah satu universitas ternama di Semarang

Dukung Sistem Kids Safety Park! TIM KKN UNDIP Desainkan Taman Bermain yang Aman untuk TK Pertiwi Majakerta

Diperbarui: 11 Februari 2023   13:48

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kodisi eksisting taman bermain TK Pertiwi Majakerta (Dokpri)

Pemalang (8/2/2023). Taman bermain merupakan media penting bagi anak untuk membangun perkembangan sosial, koqnitif.dan fisik. Penyediaan taman bermain anak-anak yang baik dengan fasilitas yang sesuai standar keamanan K3 taman bermain belum menjadi perhatian utama di negara berkembang seperti di Indonesia. Upaya penyediaan taman bermain anak tersebut bila tidak disertai dengan perencanaan dan perancangan yang matang dapat memberikan resiko kecelakaan bahkan kematian bagi penggunanya khususnya anak-anak.

Taman TK Pertiwi Majakerta, salah satu instansi belajar tingkat playgroud milik Desa Majakerta, Kecamatan Watukumpul menjadi salah satu perhatian yang mana saat pemeriksaan eksisting, tingkat keamanan sangat jauh dari standar sistem keamanan taman bermain dan penggunaan lahan khusus taman bermain yang tidak optimal. Banyak mainan seperti ayunan yang berkarat, perosotan rusak dan beberapa mainan yang sudah tak layak pakai serta fasilitas permainan kurang lengkap. Melalui program kerja keilmuan, Seftalia Ersa Wardiana (22) mahasiwa KKN Undip jurusan Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur mengambil kesempatan ini dengan melakukan redesain taman bermain TK Pertiwi Majakerta yang sesuai  pokok acuan kids safety park.

Pembuatan desain dilakukan melalui beberapa tahapan dan observasi. Survey dilakukan dengan sketsa kasar kondisi eksisting berdasarkan pengukuran lahan lokasi secara langsung untuk memudahkan pembuatan layout. Pengaplikasian desain dilakukan menggunakan 3D modeling yang mengacu pada arsitektural desain lanskap untuk menyeimbangkan fungsi dan estetika yang berupa taman mini ditengah-tengahnya yang dapat ditanami bunga atau tanaman obat keluarga sebagai media edukasi arsitektur hijau pada anak usia dini. Pengelompokan keamanan penggunaan taman bermain juga tetap diutamakan dengan memberikan sandbox dibawah alat bermain seperti ayunan dan ujung perosotan. Penggunaan paving dikurangi dan tetap menggunakan rumput alami untuk tapak serta beberapa sudut ditanami pohon sebagai tempat berteduh.

  Hasil redesain 3D modeling taman bermain TK Pertiwi Majakerta (Dokpri)

Desain ini, kemudian dipresentasikan kepada Kepala Sekolah TK Pertiwi Desa Majakerta pada Kamis (9/2/2023) di TK Pertiwi yang mana mendapatkan respon antuisme dan rasa terima kasih dari beliau. “Wah, ini bagus sekali mba. Insyaallah kami akan proses agar bisa terealisasikan.” Ujar Rani, Kepala Sekolah TK Pertiwi Desa Majakerta.

   Penyerahan hasil desain ke kepala sekolah TK Pertiwi Majakerta (Dokpri)

Penulis : Seftalia Ersa Wardiana (40030519650027)

Instansi : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur, Fakultas Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline