Lihat ke Halaman Asli

Rudy Wiryadi

Apapun yang terjadi

Persekat Tegal dan Mimpi Promosi

Diperbarui: 1 November 2021   09:18

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Persekat Tegal (bola.okezone.com)


Jika kita mendengar kata "Tegal" paling-paling kita langsung ingat pada kota Tegal di Jawa Tengah.

Atau mungkin juga Warung Tegal, warung untuk makan kita-kita, warung wong cilik yang banyak kita temui di kota-kota lainnya.

Di sepakbola, sehubungan dengan bergulirnya kembali Liga 2 2021, nama Tegal mulai dikaitkan dengan salah satu tim yang berkompetisi di kasta kedua ini, yaitu Persekat Tegal.

Nama yang asing dibandingkan dengan nama-nama tim Liga 2 lainnya macam Persis Solo, Semen Padang, PSMS Medan, atau Sriwijaya FC.

Sejak didirikan tahun 1962, tim yang berjuluk Laskar Ki Gede Sebayu itu baru saja menikmati pencapaian terbaiknya yaitu berkiprah di Liga 2 2021. Biasanya Laskar Ki Gede Sebayu ini selalu saja merumput di Liga 3.

Bahkan keberadaan mereka di Liga 3 hanyalah semata-mata untuk sekedar berpartisipasi saja tanpa adanya target yang ingin dicapai.

Beberapa musim sudah setiap kali mengikuti Liga Nusantara (Liga 3) Persekat selalu finis tak jauh-jauh dari zona degradasi.

Konon hal tersebut dipengaruhi oleh adanya konflik politik di tubuh Persekat sendiri maupun tidak adanya keseriusan dari Pemerintah Kabupaten Tegal.

Namun beruntung Persekat masih punya sejumlah suporter yang selalu mendampingi dalam "suka dan duka".

Setiap kali akan digelar kompetisi, maka para suporter lah yang mendesak kepada manajemen dan Pemda Kabupaten Tegal untuk segera mendaftar.

Bahkan ketika pada saat Persekat mendapatkan hak naik tahta ke Liga 2 musim 2019, Persekat baru mendaftar di detik-detik terakhir penutupan!

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline