Lihat ke Halaman Asli

Risda Putri Indriani

Hai! Panggil saya Risda !

Sistem COD, Masih Bermasalah

Diperbarui: 29 April 2022   06:27

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

COD/PxHere

COD atau Cash on Delivery merupakan sistem pembayaran yang dilakukan secara langsung setelah barang diterima oleh pembeli. COD awalnya dikenalkan pada penjual diluar e-commerce seperti penjual di facebook, Instagram, twitter, dll. 

COD ini ditawarkan penjual dengan cara bertemunya penjual dan pembeli langsung di tempat yang dijanjikan. Sehingga pembeli dapat mengecek dulu secara keseluruhan kondisi barang yang ingin dibeli. 

Sistem ini akhirnya diadopsi oleh e-commerce dengan bekerja sama dengan kurir. Pembeli dapat membayar langsung ke kurir setelah barang sampai dirumah, sehingga tidak ada pertemuan antara pembeli dengan penjual. 

Sistem ini memberikan kemudahan kepada pembeli yang tidak mempunyai ATM, e-banking ataupun malas keluar rumah untuk membayar di minimarket. Sekilas, COD memiliki kelebihan dari sisi pembeli, ternyata sistem ini perlu ditinjau ulang mengenai kerentanannya.

COD bermasalah dan merugikan penjual. Beberapa penjual mengeluh ternyata barang yang sudah ia kirimkan harus dikembalikan lagi karena berbagai alasan. 

Alasannya karena barang yang datang tidak cocok, atau salah ukuran padahal penjual sudah merinci ukuran barang di deskripsi. 

Ada lagi yang beralasan ternyata ada pembeli yang memberikan alamat palsu. Sehingga kurir tidak bisa menemukan alamat rumah yang dituju atau penerima tidak merasa memesan barang tersebut. Sehingga barang tersebut harus dikembalikan kepada penjual. Hal ini merugikan penjual, karena penjual sudah mengeluarkan "dana" untuk proses packing, namun nyatanya barang harus dikembalikan.

Disisi lain, COD bermasalah dan merugikan pembeli. Pembeli awalnya memercayai COD karena kemudahan pembayarannya. Namun hal ini dimanfaatkan "oknum penjual". 

Beberapa testimoni tersebar bahwa mereka menerima 2-3 paket 'misterius' setelah menggunakan metode pembayaran COD. Paket ini tentu tidak dipesan oleh pembeli, namun paket tersebut sampai di rumahnya. Jika penerima tidak jeli, maka bisa saja paket misterius itu dibayar tunai. 

Paket misterius itu biasanya berupa barang receh yang dibandrol dengan harga kurang masuk akal. Maka dari itu, penerima harus jeli sebelum membayar paket COD kepada kurir. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline