Lihat ke Halaman Asli

Ricki Aldi

Mahasiswa

Hubungan Politik Luar Negeri Indonesia dan Eropa (Negara Jerman dan Belanda)

Diperbarui: 5 Januari 2023   09:19

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Hubungan antar negara merupakan hubungan internasianal untuk bekerjasama dengan tujuan saling menguntungkan. Hubungan Internasional dilakukan dalam hal jika terjadi konflik, kerjasama, perang dan diplomasi (White, 2011; 318). Hubungan Internasiaonal yang dilakukan oleh Indonesia dengan Eropa untuk bekerjasama saling menguntungkan. Hubungan Internasional ini dilakukan dengan tujuan untuk mencapai kepentingan dari negara Indonesia dan negara Eropa (Jerman dan Belanda) yang melakukan hubungan internasional tersebut baik hubungan internasional kerjasama Bilateral maupun Multilateral. Kerjasama antar negara Indonesia dan negara Eropa juga dilakukan untuk menyelesaikan konflik atau masalah yang dapat diselesaikan sendiri oleh negara negar Indonesia dan negara Eropa. 

Bisa dijelaskan bahwa kerjasama bilateral adalah suatu kerjasama antar dua negara dalam satu kawasan tertentu dengan prinsip saling menguntungkan, saling menghormati satu sama lain dalam mengambil kebijakan negaranya masing-masing, dalam hal ini hubungan kerjasama antara Indonesia dengan Belanda dan hubungan antara Indonesia dengan Jerman. Kerja sama bilateral didefinisikan sebagai suatu kondisi yang menggambarkan hubungan timbal balik antara kedua pihak yang terlibat sehingga dapat saling menguntungkan. (Perwita & Yani, 2005).

Fenomena yang terjadi akibat globalisasi seperti yang sekarang terjadi yaitu konflik antar Rusia dan Ukraina. Yang dimana konflik tersebut membuat adanya perubahan di dunia. Aktor hubungan internasional antar negara yang saling berinteraksi untuk menyelesikan konflik tersebut yaiu Indonesia dan Eropa.

Kerjasama antara Indonesia dan Uni Eropa telah terjalin sejak lama, sejak 1967. Seiring berjalannya waktu perkembangan kerjasama antara Indonesia dan Uni Eropa mengalami peningkatan. Peningkatan yang terjadi salah satunya yaitu seperti diberi bantuan dana dari uni Eropa sebesar 5,6 triliun rupiah untuk negara Indonesia (Heru, 2004). Bantuan yang diberikan oleh uni Eropa kepada negara Indonesia tersebut sebagai bentuk kerjasama pada bidang pembagunan diberbagai sektor antara Uni Eropa dan Negara Indonesia. Besarnya dana yang diberiak oleh uni Eropa tersebut teralokasikan sebesar 848 miliyar rupiah pada sektor pendidikan dan 83 juta euro pada sektor lingkungan (Heru, 2014). 

Indonesia juga menyikapi perkembangan yang terjadi di Indonesia dengan kesediaannya untuk meningkatkan kerjasama dalam kerangka "Joint IR-EU Declaration". Pada saat itu telah berlangsung pertemuan yaitu pertemuan di Luxembourg pada tanggal 14 Juni 2000 dimana telah dicapai kesepakatan tentang suatu forum konsultasi bilateral yang akan mendorong kerjasama yang lebih besar, khususnya di bidang kerjasama pembangunan. 

Hubungan Bilateral Negara Indonesia dan Negara Jerman 

Indonesia sudah memiliki hubungan diplomatik dengan Jerman yang resmi berdiri pada tahun 1952. Kendati demikian kerjasama ini menjadi hubungan yang paling lama bagi negara Jerman dengan dibenua Asia yaitu Indonesia. Kerjasama Indonesi dan Jerman pada masa sekarang yaitu kerjasama dalam ahal kesehatan, yang dimana bekerjasama dalam hl vaksin di era pandemic covid 19 yang terjadi dan menjadi wabah penyakit di seluruh dunia. Kerjasama Negara Indonesia dan Negara Jerman melakukan kerjasama dalam aspek Pembangunan, Ekonomi, dan Pendidikan.  

  • Pembangunan

Hubungan kerjasama perdagangan antara Indonesia dan Jerman telah terjalin sejak abad ke-19. Perkembangan kerjasama antara negara Indonesia dan negara Jerman, atau bisa disebut hubungan bilateral IR-FRY, semakin diintensifkan dan diperkuat dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Berlin pada tanggal 17-18 April 2016. Kanselir Angele Merkel dan Joko Widodo sepakat untuk mempererat hubungan kemitraan strategis antara Indonesia dan Jerman (intensify strategic partnership) melalui tiga bidang kerjasama, yaitu pertama, pendidikan vokasi (diklat vokasional, diklat teknis); kedua, energi terbarukan; ketiga, kemaritiman (kerja sama maritim) untuk kepentingan kebutuhan negara dan kepentingan nasional Republik Indonesia dan Republik Federal Jerman di masa mendatang.  

  • Ekonomi

Kerjasama anatara Indonesia dengan Jerman pada bidang Ekonomi ini untuk meningkatkan perekonomoan diantara kedua negara dengan cara saling mengeksplor barang yang di butuhkan di negara Indonesia dan Juga di negara Belanda, yang dimana Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah, sumber daya seperti rempah-rempah yang nantinya dapat di eksplor ke jerman untuk memenuhi kebutuhan sumber daya yang ada di jerman. Sebaliknya Indonesia membutuhkan teknologi seperti kendaraan untuk memenuhi kebutuhan negara Indonesia. Kerjasama yang dilakukan Indonesia dan Belanda ini juga untuk membangun negara Indonesia seperi Infrastruktur. 

  • Pendidikan 

Pada Tahun 1979 dilakukan perjanjian untuk menjalin kerjasama di bidang pendidikan antara Indonesia dan Jerman. Kesepakatan tersebut meliputi pendidikan, penelitian dan ilmu pengetahuan, serta pengembangan teknologi. Kerjasama pendidikan antara Indonesia dan Jerman berfokus pada pertukaran pelajar dan pengembangan profesional dalam mendorong kemajuan teknologi, khususnya di Indonesia yang banyak mahasiswa tekniknya belajar di Jerman, dan diharapkan dapat menghasilkan perubahan perkembangan dan kemajuan teknologi di Indonesia. 

Hubungan Bilateral Negara Indonesia dan Negara Belanda 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline