Lihat ke Halaman Asli

Aplikasi Kemandirian Diri Lawrence Kohlberg

Diperbarui: 5 November 2022   23:57

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

nama : rayhan herlangga santoso

nim : 42321010034

dosen : apollo, PROF. DR. M.Si.Ak

Pada artikel ini, kita membahas penjelasan Lawrence Kohlberg tentang teori kemandirian. Sebelum saya membahas siapa Lawrence Kohlberg? 

Biografi Singkat Lawrence Kohlberg  Lawrence Kohlberg lahir di Bronxville, New York, AS pada tanggal 25 Oktober 1927 dan meninggal pada tanggal 19 Januari 1987 pada usia 59 tahun. Dia adalah seorang profesor di Universitas Chicago dan Harvard.  Selama tahun-tahun pertama hidupnya, Lawrence dan saudara-saudaranya tinggal di penangkaran dengan orang tua mereka, menghabiskan enam bulan dengan masing-masing.

Namun, pada tahun 1938, hak asuh bersama itu berakhir dan anak-anak dapat memilih dengan siapa mereka ingin tinggal sampai dewasa. Dua kakak laki-lakinya tinggal bersama ibu mereka dan dua bungsu (termasuk Lawrence) memilih untuk tinggal bersama ayah mereka.  Sebagai seorang remaja, Kohlberg menghadiri  sekolah tinggi di Phillips Academy di Massachusetts.  Pusat ini dianggap "elit". Dia kemudian bertugas di angkatan laut pedagang selama tahun-tahun terakhir Perang Dunia II dan  bekerja sebentar di  kapal yang menyelamatkan pengungsi Yahudi dari Rumania dan membawa mereka ke Palestina. 

Saat itu, pemerintah Inggris menangkap Kohlberg karena menyelundupkan pengungsi Yahudi dan mengurungnya di kamp konsentrasi di Siprus.  Namun, pemuda itu berhasil melarikan diri bersama beberapa temannya. Setelah itu, dia tinggal di Palestina selama beberapa tahun, di mana dia memutuskan untuk berdemonstrasi tanpa kekerasan untuk hak-hak Israel. 

APA ITU TEORI PENINGKATAN MORAL KOHLBERG'S ?

TEORI DASAR

Moral atau sikap dan perilaku individu berdasarkan nilai-nilai yang sah menurut lingkungan sekitarnya. Dengan kata lain, individu dapat dikatakan memiliki  teori moral jika mereka hidup menurut aturan yang ditetapkan oleh hukum  tempat tinggalnya.  Lawrence Kohlberg menyatakan bahwa tahapan  perkembangan moral dapat dilihat pada tinggi  rendahnya teori moral seorang individu sesuai dengan perkembangan penalarannya. 

Teori ini, yang kemudian disebut teori Kohlberg, menunjukkan bahwa tidak setiap tindakan moral adalah hasil  sosialisasi. Juga bukan pelajaran sopan santun yang berkaitan dengan norma budaya.  Lawrence Kolhberg menggunakan model struktural  psikolog terkenal dari psikolog terkenal lainnya dalam teorinya. Yakni, Jean Piaget yang memperkenalkan teori perkembangan kognitif dari anak-anak hingga remaja.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline