Lihat ke Halaman Asli

Adhi Nugroho

Blogger | Author | Analyst

Surga Tersembunyi di Ujung Utara Pulau Sulawesi

Diperbarui: 14 Agustus 2017   11:04

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Menatap keindahan sunset di Kinaari Resort, Minahasa Utara | Dokumentasi Pribadi

Keindahan pantai bukan hanya ada di Bali. Cobalah kunjungi Minahasa Utara yang terletak di ujung utara Pulau Sulawesi. Ada surga tersembunyi siap menanti Anda sang petualang sejati.

Minahasa Utara merupakan sebuah Kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara. Sebuah daerah yang menjadi saksi seorang bidadari bernama Maria Walanda Maramis memperjuangkan hak wanita dalam pemilihan wakil rakyat tempo dulu. Melawan tajamnya taring tirani penjajah, dengan gagah berani sang bidadari juga membentuk organisasi Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunnya (PIKAT) dengan tujuan mengembangkan kapabilitas wanita di dalam sebuah keluarga. Hingga akhirnya gelar Pahlawan Pergerakan Nasional disematkan dalam kuburnya pada tanggal 20 Mei 1969.

Keindahan Minahasa Utara ternyata tidak pudar setelah ditinggal sang bidadari. Dengan bertumpu pada pohon kelapa, tanaman cengkih, dan ikan laut, masyarakat Minahasa Utara hidup sejahtera di bawah naungan Ibu Pertiwi. Adat dan budaya lokal dijunjung tinggi dan kental mewarnai kehidupan sehari-hari. Dianugerahi garis pantai sepanjang 292,2 km, Minahasa Utara juga menyajikan pesona bahari yang siap menyejukkan sanubari.

Perjalanan menikmati indahnya pesona bahari di Minahasa Utara bisa Anda mulai dari Kinaari Resort. Segera informasikan waktu penerbangan Anda ke Manado, dengan senang hati petugas Kinaari Resort akan datang menjemput dan mengantarkan Anda. Perjalanan menuju Kinari Resort dari bandara Sam Ratulangi di Manado, bisa Anda tempuh selama kurang lebih 1,5 jam.

Penulis bersama Manajer Kinaari Resort, Desli Turangan | Dokumentasi Pribadi

Ditemani secangkir kopi, sang manajer resort, Desli Turangan, memberikan banyak informasi kepada penulis mengenai sejarah dan fasilitas yang ada di Kinaari Resort. Didirikan sejak tahun 2015, saat ini Kinaari Resort dikelola oleh CV. Kinaari yang dimiliki oleh seorang pengusaha lokal, Merry Polii. Kinaari Resort menyediakan 10 unit villa yang desainnya terinspirasi dari Rumah Lumbung, rumah adat suku Sasak di Lombok. Anda juga bisa menikmati berbagai fasilitas lainnya seperti kolam renang, restoran, dan meeting room.

Jangan lewatkan juga keindahan sunset pada sore hari di private dock. Bagi Anda petualang muda yang suka memamerkan foto di media sosial, tersedia pula berbagai spot foto yang sangat instagrammable, seperti tulisan "Kinaari", "Kinaari Resort", dan "Love" yang dirangkai dengan sangat indah.

Keindahan Kinaari Resort | Dokumentasi Pribadi

Tidak cukup sampai di sana, Kinaari Resort juga menyediakan berbagai aktivitas laut seperti banana boat, snorkeling, dan diving ke pulau-pulau sekitar seperti Pulau Bangka, Bunaken, dan Lembeh. Bagi Anda yang suka bersantai di pinggir pantai, Kinaari Resort juga siap mengantarkan Anda ke sebuah surga tersembunyi di Pulau Lihaga dan Gangga. Untuk lebih jelasnya, daftar fasilitas dan harga ditampilkan dalam gambar berikut.

Daftar fasilitas dan harga di Kinaari Resort | Sumber : Kinaari Resort

Pada kesempatan yang langka ini, penulis bersama rombongan rekan kerja berkesempatan untuk menikmati indahnya Pulau Lihaga dan Gangga. Bertolak sejak pagi hari dari dermaga di Likupang dengan menggunakan perahu kecil bermesin ganda dengan kapasitas maksimal 15 penumpang, destinasi pertama yang kami tuju adalah Pulau Lihaga. Perjalanan ke Pulau Lihaga ditempuh selama kurang lebih 15 menit.

Pulau Lihaga merupakan sebuah pulau kecil dengan luas hanya sekitar 8 ha. Namun demikian, hamparan pasir putih bersih selembut tepung terbentang luas memanjang di bibir pantai, siap memanjakan mata Anda. Jangan hanya terpana melihat keindahan pemandangan alamnya, larutlah dalam kejernihan air lautnya. Sang penjual kelapa muda pun siap menyajikan sebutir kelapa muda yang dapat Anda nikmati sambil berteduh di gubuk kecil nan sederhana.

Surga di Pulau Lihaga | Dokumentasi Pribadi

Setelah puas bermain di Pulau Lihaga, kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Gangga. Perjalanan ke Pulau Gangga kami tempuh selama kurang lebih 10 menit dengan menggunakan perahu yang sama. Berbeda dengan Pulau Lihaga yang tidak berpenghuni, sebagian besar objek wisata di Pulau Gangga sudah dikelola oleh Gangga Island Resort & Gangga Divers. Adalah seorang Italia yang pertama jatuh cinta dengan Pulau seluas 14,65 km persegi ini dan mendirikan resort bintang 3 di sana.

Bagi Anda yang ingin menikmati fasilitas di Gangga Island Resort, Anda bisa melakukan pemesanan di berbagai situs on-line travel. Namun bagi Anda yang hanya berkunjung ke Pulau ini tanpa menginap, tidak perlu khawatir, karena Anda dapat memotret keindahan pantai Pulau Gangga yang juga berpasir putih nan lembut.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline