Lihat ke Halaman Asli

Khairunisa Maslichul

TERVERIFIKASI

Profesional

Enam Barang Penting yang Perlu Dibawa Saat Bepergian

Diperbarui: 12 Januari 2018   18:20

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Packing atau berkemas dengan teliti sebelum berangkat sangat menentukan kelancaran traveling nantinya (www.amara.com)

Tahun 2018 ini memiliki 10 bulan yang di dalamnya terdapat libur nasional maupun cuti bersama.  Hanya di bulan Juli dan Oktober 2018 yang tidak ada tanggal merahnya selain hari Minggu.  Kalau Anda hendak merencanakan traveling, bulan Januari ini adalah waktu tepatnya.

Selain mencari tiket dan tujuan traveling, berkemas-kemas atau packing menjadi rutinitas traveler.  Di era media sosial saat ini, gadget (setelah dompet) pastinya tak boleh ketinggalan saat jalan-jalan.  Kostum traveling boleh sederhana.  Tapi, foto dari lokasi wisata harus Instagramable.

Nah, selain dompet dan gadget, ada lho sejumlah barang (kecil) yang penting saat traveling.  Keenamnya memang mudah dicari.  Namun, kalau sudah dikemas dari awal, saat (mendadak) kita memerlukannya, pasti lebih nyaman kan?  Inilah keenamnya beserta fungsinya.

1. Sapu tangan atau Tissue Kertas

Mulai dari mengelap keringat di wajah hingga sisa makanan setelah makan, sapu tangan atau tissue (sangat) membantu seorang pelancong untuk tetap bersih selama traveling.  Manfaat sapu tangan atau tissue ini semakin terasa ketika belum menemukan air untuk mencuci tangan.

Meskipun kecil, keenam barang dalam artikel ini penting dibawa saat traveling (www.productivemuslim.com)

Bagi keluarga yang akan traveling bersama bayi dan balita, tissue basah (mutlak) dibawa agar kulit halus mereka terlindung dari kuman.  Amannya, siapkan baik tissue kering maupun basah, khususnya ketika lokasi traveling yang kita tuju lebih banyak di tempat terbuka (outdoor).

2. Kaos kaki minimal dua pasang

Kaos kaki dapat melindungi telapak dan jari kaki di cuaca dingin maupun panas.  Saat traveling di suhu rendah, kaos kaki menahan panas di area kaki sehingga energi untuk berjalan tetap ada.  Di tempat panas, kaos kaki menjaga kaki agar tetap kering dari debu dan keringat.

Idealnya, kaos kaki yang dibawa saat traveling ada yang tebal (dari wol) untuk dingin dan tipis (dari katun) untuk menyerap keringat.  Namun, tak perlu yang mahal.  Untuk hal ini, jumlah lebih penting.  Selama muat di kaki, silakan kemas kaos kaki sesuai lamanya waktu traveling.

3. Minyak dan atau krim aromaterapi

Sudah menjadi rahasia umum, otot pegal dan perut mual adalah dua penyakit 'langganan' saat jalan-jalan. Mabuk darat, laut, dan udara dapat menyerang setiap traveler, dari bayi sampai orang tua.  Selain cukup makan dan minum, perlu adanya bantuan obat selain yang ditelan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline