Lihat ke Halaman Asli

Tety Polmasari

ibu rumah tangga biasa dengan 3 dara cantik yang beranjak remaja

RS Dipenuhi Penderita Covid-19, Pasien Non-Covid Ditolak

Diperbarui: 29 Juni 2021   09:45

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

kompas.com


Teti bantu gue dong.

Punya kenalan rumah sakit

Tolong... Bantuin saya... Ibu saya butuh pertolongan... Semua rumah sakit menolak..  Ibu saya butuh penanganan medis...karena ginjal kronis. Tolong dong... Jangan sampai nasibnya seperti kakak saya yang meninggal dunia kemarin krn rumah sakit yang kita datangi menolak lantaran lebih menangani covid. Please help

Begitu pesan whatsapp kawan saya, Minggu (27/6/2021) dinihari. Baru saya baca saat subuh. Saya agak sulit bergerak juga karena posisi saya masih di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Saya sampaikan, saya tidak punya kenalan di rumah sakit pemerintah, relasi saya hanya sebatas pasien. Kalau rumah sakit swasta beberapa saya kenal. Ada yang tidak terima BPJS, ada juga yang menerima.

Beberapa rumah sakit swasta yang menjadi relasi saya, saya hubungi. Mungkin karena hari Minggu, responnya agak lambat.

Ya allah semoga ada. Terima kasih banget
Yg penting dpt bed ditangani... Mau dilorong jg gpp, begitu katanya.

Beberapa RS menyatakan full. Semua bed nyaris diisi oleh pasien Covid-19. Ruang UGD saja disulap menjadi ruang rawat pasien Covid-19. Bahkan ada beberapa pasien ditangani di lorong ruang UGD.

Saya minta bantuan suami untuk mencarikan rumah sakit yang lebih khusus menangani penyakit ginjal dan urologi. Suami pun memberikan kontak pihak rumah sakit tersebut, agar kawan saya menghubunginya.

Setelah dihubungi, disampaikan pasien harus tes PCR dulu, dan kamar juga full. Akhirnya, kawan saya membawa ibunya ke rumah sakit lain yang ketika saya tanya sedang ditangani di ruang UGD.

Sorenya saya mendapat kabar jika ibu kawan saya sudah meninggal dunia. Innalillahi wa innailaihi roji'un. Meninggal dalam usia 67 tahun.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline