Lihat ke Halaman Asli

Moerni Tanjung

founder of https://moerni.id

Garuda Beda

Diperbarui: 25 September 2022   14:53

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Para pemain timnas Indonesia merayakan gol Dimas Drajad dalam pertandingan Indonesia vs Curacao pada laga FIFA Matchday di Stadion Gelora Bandung Lautan APi (GBLA), Bandung, Sabtu (24/9/2022). FOTO: KOMPAS.com/ADIL NURSALAM

Uforia kemenangan masih terasa. Setelah Timnas Indonesia berhasil menundukkan Timnas Curacao. Garuda menang 3-2 atas tim zona Concacaf itu.

Gol kemenangan Garuda dicetak Mark Klok menit 18. Fachruddin Aryanto menit 22. Dan Dimas Drajad 56. Sementara Gol Curacao dicetak oleh Rangelo Janga '8 dan Juninho Bacuna '25.

Pertandingan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tadi malam. Pertandingan benar-benar terbuka. Menghibur. Khususnya di babak pertama. Saking serunya empat gol tercipta dalam waktu kurang dari 25 menit pertandingan berjalan.

Di pertandingan itu. Indonesia tampil tak biasa. Terorganisi. Kompak. Dan sama sekali tak menunjukkan kepanikan. Meski harus tertinggal lebih dulu di menit ke 8. Lewat gol Rangelo Janga.

Para pemain lebih mengandal skil dan kerjasama satu doa. Pelanggaran-pelanggaran yang tidak perlu. Yang sering jadi bumbu-bahkan tak jarang berbalik merugikan nyaris tak terlihat. Di sepanjang laga.

Semua pemain menunjukkan kematangan mental dan emosi. Luar biasa. Menunjukkan kelas yang berbeda dari biasanya. Semua pemain tampil bagus. Maksimal. Kompak. Dan tak lama-lama pegang bola. Tak ada pasing coba-coba. Tak ada main-main kasar.

Dari semua pemain Timnas yang diturunkan Coach Shin Tae-Yong. Dimas Drajjad paling menonjol. Betapa tidak. Dalam pertandingan itu. Ia mampu mencetak satu gol. Dan satu assist.

Assistnya disumbang untuk gol Mark Klok. Sementara gol, ia ciptakan dengan sangat berkelas. Dengan gaya flick dengan tumit belakang. Memanfaatkan umpan Pratama Arhan.  Sumbangsih yang paripurna. Untuk Garuda.

Meksipun akhirnya Dimas ditarik keluar di menit 70. Digantikan Ramadhan Sananta. Striker juga. Masih sangat muda. Usia baru 19 tahun juga. Salah satu permata garuda.

Kemenangan ini diraih susah payah. Karena Curacao bukan tim ecek-ecek. Mereka duduk di peringkat 100 FIFA. Tepatnya peringkat 84. Kemenangan ini berpeluang menaikkan peringkat Indonesia. Beberapa poin. Dari posisi sekarang yang 155.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline