Lihat ke Halaman Asli

Mateus Hubertus Bheri

Menulis Itu Seni

Korban DBD di Sikka Makin Bertambah, Para Siswa Bergotong Royong Bersihkan Drainase

Diperbarui: 12 Maret 2020   19:34

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Siswa/I Di Sikka Sedang Membersihkan Saluran. (Foto diambil dari salah Group FB di Sikka)

Penyakit Demam BERDARAH (DBD) merupakan salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk pada seseorang dengan kategori nyamuk Malaria.

Pada umumnya gejala atau  ciri-ciri seseorang yang menderita atau terserang penyakit DBD sebagai berikut, mual, muntah-muntah, bercak merah dikulit, kepala pusing, deman disertai panas tinggi.

Bahayanya walaupun terlihat sederhana, penyakit demam berdarah bisa merenggut nyawa seseorang ataupun menimbulkan korban jiwa.

Cara untuk mengatasi penyakit demam berdarah, disamping menggunakan pola 4M yaitu, mencuci, menguras, menutup dan mengubur, cara lain yang harus dilakukan adalah menjaga lingkungan agar tetap bersih.

Disampinga itu pula, pengasapan rumah dan lingkungan warga yang terindakasi sebagai tempat bersarangnya nyamuk malaria juga harus dilakukan. Namun perlu juga sosialisasi yang mumpuni kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Kabupaten Sikka salah satu Kabupaten yang wilayah kekuasaan berada di Provinsi NTT sebagai Kabupaten yang paling tinggi diserang penyakit DBD.

Setiap harinya jumlah pasien penderita penyakit DBD selalu bertambah. Dicatat terakhir  jumlah kasus DBD sudah mencapai 1.216 orang dan yang meninggal sebanyak 14 orang, (https://mediaindonesia.com).

Penyebaran jumlah pasien yang dirawat hampir disejumlah puskemas dan rumah sakit yang ada di Kab. Sikka. Akibat karena jumlah perawatnya amat terbatas sehingga menghambat seluruh proses pelayanan dan penanganan terhadap pasien penderita penyakit DBD.

Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto sempat mengunjungi Kab. Sikka untuk melihat dan terjun langsung kelokasi kejadian sehingga dapat mengetahui kondisi dan kendala-kendala yang dihadapi baik pasien dan juga pihak rumah sakit dalam penanganan pasien.

Dalam kunjungan tersebutnya tersebut, Bapak Mentri menyempatkan diri untuk berkunjung Ke RSUD Dr. TC. Hillers Sikka dan sempat berdialog dengan beberapa pasien untuk mengetahui kondisi kesehatan pasien yang dirawat, (ANTARA News.com).

Baik Pemda Sikka melalui Dinas terkait, kelabakan dalam mengatasi wabah penyakit DBD yang demikian cepat. Dalam meminimalisir agar korban jiwa tidak bertambah, berbagai upaya telah dilakukan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline