Lihat ke Halaman Asli

Inilah 5 Peribahasa yang Harus Dihindari untuk Mencapai Ketenangan Jiwa

Diperbarui: 21 Oktober 2020   19:27

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

liputan6.com

Pelor. Begitulah ungkapan untuk menggambarkan orang yang mudah sekali tertidur. Nempel langsung molor.

Sering kita lihat di dalam.angkutan umum, di kereta, di halte bahkan di pinggir rel yang gaduh orang begitu nyenyak tidur. 

Di lain pihak banyak orang yang susah payah untuk sekedar sekejap saja memejamkan mata. Kadang ada yang harus minum obat untuk membantu bisa tidur sejenak.

Konon orang yang bisa tidur nyenyak menandakan yang bersangkutan kesehatan jiwanya sangat bagus alias bahagia hidupnya. 

Lalu apa hubungannya antara kesehatan jiwa dengan peribahasa ? 

Peribahasa Penuntun Jiwa

Mumpung ini bulan bahasa bahasannya kita kait-kaitkan dengan kekayaan bahasa Indonesia, salah satunya adalah peribahasa.

Pertama, ukur baju badan sendiri. Maknanya janganlah kita meniru-niru orang lain. Jadilah diri sendiri. Apa yang kita lihat membahagiakan orang lain belum tentu bisa membuat kita bahagia juga.

Sekedar contoh kecil. Ada wanita yang begitu nyaman memakai sepatu high hills. Kalau kita ikut-ikutan memakai ternyata malah menyiksa. Bisa jadi jatuh terjerembab pula.

idntimes.com

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline