Lihat ke Halaman Asli

Rabun Jauh dengan Vitamin A?

Diperbarui: 15 Oktober 2015   19:36

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sering kali kita menyarankan kepada anak kita,saudara kita,dan bahkan teman kita tentang memakan makanan yang banyak mengandung vitamin A terutama buah-buahan yang konon dapat menyehatkan mata dan mungkin dapat menyembuhan dari berbagai penyakit mata terutama rabun jauh. Saya akan mencoba membahas mitos yang beredar di kalangan masyarakat seputar buah-buahan yang tinggi vitamin A untuk penyembuhan penyakit mata terutaman rabun jauh yang terkenal dengan sebutan “mata minus”.

Entah dari mana mitos ini berasal,mungkin banyak orang mengirah kelinci dengan memakan wortel setiap hari tidak memiliki keluhan dengan matanya,tapi sebenarnya kita tidak tahu apakah kelinci memiliki kelainan pengelihatan atau tidak. Dan mari kita bahas dari sudut pandang kedokteran.

Pertama-tama saya akan membahas tentang proses melihat.Proses melihat adalah proses interpretasi cahaya yang dipantulkan oleh benda yang ditangkap oleh mata,diproses , dan diartikan oleh otak.

 [caption caption="refraksi normal"][/caption]

Lalu yang di sebut dengan mata minus atau rabun jauh ??  Mata minus yang dalam dunia medis disebut dengan Miopia yang dapat diartikan dengan sebuah  gangguan refraksi cahaya oleh mata yang dimana titik jatuh cahaya berada di depan retina. Secara mudah ada 2 faktor yang menyebabkan jatuhnya cahaya berada di depan retina.Pertama, kekuatan lensa mata yang terlalu kuat untuk membiaskan cahaya yang masuk sehingga titik fokus cahaya jatuh berada di depan retina. Kedua, panjang bola mata yang lebih panjang dari normalnya sehingga titik fokus jatuhnya cahaya berada di depan retina.

 [caption caption="miopia"]

[/caption]

 

 

 

Dari teori tersebut kita dapat simpulkan bahwa rabun jauh  disebabkan oleh lensa dan panjang bola mata.Sehingga cara melakukan terapinya adalah menggunakan kacamata sferis negatif/lensa cekung untuk melemahkan pembiasan agar jatuhnya titik fokus berada tepat di retina.lalu apa hubungannya dengan vitamin A? yah..jawabannya tidak ada.

Fungsi dari vitamin A yang ada pada mata sebenarnya ialah untuk membantu proses reepitelisasi sel epitel yang ada pada mata dan untuk pigmentasi pada retina.Sehingga vitamin A  tidak cocok untuk penyembuhan penyakit-penyakit mata yang disebabkan oleh kelainan refraksi contohnya miopia (rabun jauh)   atau hipermetropia (rabun dekat).

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline