Lihat ke Halaman Asli

Maraknya Perubahan Gaya Hidup Kebarat-baratan di Era Globalisasi

Diperbarui: 22 Desember 2019   17:12

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

   (Mahasiswa IAIN Samarinda)

Dengan adanya perkembangan globalisasi saat ini mulai dari anak-anak hingga orang dewasa bahkan sampai orang tua pun mengikuti arus globalisasi yang berkembang saat ini karena tidak keinginan dalam kata tertinggal. Karena jika kita tertinggal maka kita tidak akan tahu globalisasi  saat ini.
Semenjak adanya arus globalisaasi yang semakin keras, kebanyakan orang terjerumus kedalam kesalahan mengikuti arus globalisasi.


Sebelum beranjak penyebab terjerumusnya kesalahan arus globalisasi, globalisasi juga mempunyai dampak yang positif bagi diri kita seperti adanya rasa solidaritas yang semakin tinggi, menumbuhkan sikap toleransi dan lainnya yang baik buat kita.


Lalu, apakah penyebab terjadinya kesalahan mengikuti  adanya arus globalisasi yang semakin keras ini?
Penyebabnya itu, karena tidak bisanya memfilter yang mana yang baik dan yang mana yang buruk dengan langsung mengikuti tanpa memilih.
Oleh karena itu, muncullah gaya hidup yang meniru orang barat atau yang disebut westernisasi yang tidak sesuai dengan norma masyarakat. 

Westernisasi itu sendiri adalah sikap meniru mentah-mentah apa yang dilihat tanpa mempertimbangkan terlebih dahulu dengan segala tata caranya mengacu pada dunia barat, dan proses pengambilan atau peniruan langsung tanpa dilihat dengan penyesuaiaan budaya setempat.


Biasanya westernisasi dilakukan oleh orang yang ingin dikatakan modern dari takut dikatakan ketinggalan zaman. Biasanya juga unsur budaya yang paling cepat ditiru umumnya budaya material seperti gaya rambut, pakaian ataupun bahkan pergaulan bebas. Adapun sikap yang melekat dengan kehidupan westernisasi ini yaitu, individualistis dan materialistis.


Lantas dari adanya perubahan westernisasi timbullah modernisasi karena itu, mereka mempunyai kepentingan yang sama tentang masalah material. Kehidupan materialistis itu karena segala tindakan itu diperhitungkan untung ruginya, seperti contoh kehidupan di kota pasti segala sesuatu harus dibeli atau disewa dengan ongkos yang mahal.
Mereka yang melakukan modernisasi dan westernisasi dianggap sebagai sesuatu yang kurang menjadi sesuatu yang lebih.


Lalu, bagaimanakah solusi yang tepat untuk dapat mengatasi masalah diatas?
Menurut pancasila UUD 45 dan Wawasan Nusantara harus menghadapi tantanan global saat ini. Dalam dunia yang begitu cepat berubah kita akan banyak menghadapi tantangan yang memerlukan ketahanan diri agar kita dapat bertahan dari segala bentuk perubahan.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline