Lihat ke Halaman Asli

Acek Rudy

TERVERIFIKASI

Palu Gada

Pispot China Dijual sebagai Keranjang Buah di Amazon

Diperbarui: 23 Februari 2021   21:03

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi Pispot China (sumber: https://shopee.co.id/budihariyanto8)

Hati-hati memperlakukan barang antik yang dianggap keramat. Salah sedikit bisa keselek.

Inilah yang terjadi baru-baru ini. Sebuah unggahan di halaman produk  Amazon.com.

"Dijual: Keranjang buah tradisional China 1960an yang dapat digunakan sebagai dekorasi meja yang mewah untuk menyimpan produk segar, es, atau anggur."

Unggahan penjualan pispot china di amazon.com (sumber: news.okezone.com)

"Keranjang buah" yang bergambar bebek dijual dengan harga USD 61,96 (sekitar 875 ribu).

Begitu membacanya, kenangan masa kecil langsung tersirat jelas. "Keranjang buah" tersebut telah menjadi bagian penting di kamar tidur. Setiap malam, penulis menggunakannya untuk pipis.

Iya, jutaan warganet China terkejut melihat barang yang biasa mereka gunakan sebagai pispot atau tempolong, akan digunakan sebagai keranjang buah. Pastinya pembelinya tidak memahami apa yang telah ia beli untuk ditaruh di atas meja makan.

Untungnya warganet yang baik hati segera memberitahukan bahwa pot "keranjang buah" tersebut adalah tempat pipis dan tempat meludah.

"OMG! Hampir setiap orang China berusia 35 tahun ke atas tahu bahwa ini adalah toilet portabel yang khas, biasanya untuk anak-anak," demikian unggahan seorang pengguna Amazon.

"Meskipun Anda mungkin mengatakan ingin menggunakannya sesuka Anda, tetap lebih baik mengetahui tujuan aslinya."

"Produk ini adalah toilet portabel. Tolong jangan membelinya untuk makanan," unggah warganet lainnya.

Tidak sedikit juga yang meminta agar laman produk tersebut dihapus. Mereka memasukkan kata-kata "menjijikkan" dan "menghina."

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline