Lihat ke Halaman Asli

Mahasiswa KKN Kolaboratif 186: Aksi Peduli Lingkungan dan Meriahkan Lomba Agustus Desa Sebanen

Diperbarui: 29 Agustus 2023   19:58

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto Bersama Kegiatan Pembersihan Lapangan (Dokpri)

Jember -- Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember Menurut Kemkes kurangnya pengasuhan yang kurang baik dari orang tua mengenai kesehatan juga menjadi salah satu faktor terjadinya stunting. Melihat dari kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi dari pembuangan sampah yang baik menjadi hal penting dalam mengurangi stunting. Masih ada 1 dari 5 rumah tangga di Indonesia masih melakukan perilaku buang air besar (BAB), tidak memiliki akses ke air minum bersih dan membuang sampah secara langsung ke sungai. Pembuangan sampah di sungai banyak terjadi karena kurangnya sarana yang menjadi pusat dari pembuangan. Hal ini juga sangat memprihatinkan karena juga menganggu keadaan sungai menjadi tempat sampah.

Berdasarkan hasil dari survei beberapa tempat yang ada di sekitar Masyarakat Desa Sebanen masih ada area pembuangan sampah sembarang. Terkadang terdapat sampah yang langsung dibuang ke sungai, ada yang membuang langsung di depan rumah, dan sampah dibiarkan saja tanpa diolah lagi dengan system 3R. Hal ini sangat disayangkan karena tidak semua sampah bisa terurai secara alami. Sampah sendiri terdapat dua jenis yaitu sampah organic dan sampah anorganik.

Mahasiswa KKN kolaboratif 186 2023 melaksanakan sebuah program kerja yaitu "Aksi Peduli Lingkungan dan Meriahkan Lomba Agustus Desa Sebanen". Sasaran yang akan dilakukan dari program aksi peduli linkungan adalah semua masyarakat sebanen. Masyarakat bisa melakukan kebiasaan kecil yaitu mengambil sampah disekitar, baik dirumah, di jalan atau pun saat ada sampah didekatnya. Hal ini harus bisa dimulai dan dilakukan secara bersama-sama agar kebiasaan ini bisa dilakukan kedepannya. Sampah juga yang menjadi masalah utama dalam sanitasi lingkungan bisa memperburuk keadaan. Terutama di beberapa titik Desa Sebanen terdapat sumber air yang mengalir ke sungai dan masih banyak warga yang membuang sampah di sungai. Oleh karena itu, keadaan ini menjadi perhatian Mahasiswa KKN dalam membiasakan membuang sampah tidak di sungai.

Aksi Bersama Bersih Lapangan (Dokpri)

Kegiatan ini dimulai pada hari Jumat tanggal 19 Agustus 2023 yang dimulai dari jam 15.00 WIB hingga 17.00 WIB. Kegiatan dilakukan di bersama masyarakat baik dari anak kecil, remaja, ibu-ibu dan bapak-bapak. Sampah yang diambil berasal dari kegiatan lomba acara agustus dilakukan di lapangan Desa Sebanen. Akan dikumpulkan ke dalam kresek dan dipungut sesuai dengan jenis. Terdapat banyak sampah dari berupa plastik, kardus, terutama sedotan yang sangat mendominasi di lapangan. Hal ini sangat disayangkan sampah terkumpul merupakan sampah yang susah terurai oleh tanah. Warga juga turut antusias dalam pengumpulan sampah ini, karena menjadi suatu kegiatan bagus agar membiasakan diri memungut sampah.

Kegiatan lain yang juga dilakukan pada program kerja ini adalah memeriahkan lomba agustusan di Desa Sebanen. Mahasiswa KKN Kolaboratif 186 juga membuat permainan yang ditujukan kepada anak-anak sebanen dengan melakukan pendaftaran secara langsung. Lomba dilakukan dari tanggal 17 Agustus hingga 19 Agustus 2023. Tanggal 17 Agustus mahasiswa kkn membuat lomba balap karung, balap kelereng, makan kerupuk, dan lomba estafet kardus. Pada 18 Agustus dilakukan lomba kerajang diatas kepala, memukul air gantung. Serta tanggal 19 Agustus melakukan lomba tarik tambang yang dilakukan bapak, ibu dan mahasiswa KKN. Acara perlombaan dihadiri oleh kepala desa yaitu Bapak Sawadi Lukman yang juga ikut memeriahkan perlombaan. Mahasiswa KKN membantu dalam perlombaan dalam mencatat peserta perlombaan, mengatur para pemenang dan membantu memberikan hadiah perlombaan. Hal ini juga sangat di apresiasi oleh kepala desa kepada mahasiswa KKN  yang turut serta dalam membantu acara agustus Desa Sebanen.

Pemberian Hadiah dari Lomba Anak - anak (Dokpri)

Harapan yang diinginkan dari terlaksananya kegiatan ini adalah adanya pengurangan tingkat sanitasi lingkungan buruk dari melihat banyaknya kepedulian dari membuang sampah. Mengajak masyarakat dari beberapa kalangan juga sangat membantu suksekan aksi peduli lingkungan terutama dalam pembersihan lapangan. Tidak hanya sampah yang ada di lapangan tetapi juga sampah yang ada di sekitar. Serta dari kegiatan ini bisa menjadi sebuah rutinitas masyarakat peduli akan sampah.

https://lp2m.unej.ac.id

https://unej.ac.id

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline