Lihat ke Halaman Asli

Gunawan Wibisono

TERVERIFIKASI

Palembang, Sumatera Selatan

Ketika Bulanmu Tersipu

Diperbarui: 17 Juni 2018   16:30

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

(1) 

Selendang ungu itu berarak seperti setipis awan putih terlihat 

Ia seolah sembunyikan hasrat kerinduannya nan tinggi pada bibir senja 

Kusadari tatapku tak mampu utuh menampungnya penuh 

Padahal aku paham sungguh kerinduan itu bertuju hanya untukku 

(2) 

Sepoi angin nakal seakan menyengaja goda diantara jemari lentikmu 

Ketika sapa perlahan yang kutujukan kau tangkap dalam sipu  

Hangat senyummu tiba-tiba saja seakan mengalirkan dekapan ingin 

 Aku paham sangat bukankah kita sudah setahun tak jumpa ..

(3)

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline