Lihat ke Halaman Asli

Johan Japardi

Penerjemah, epikur, saintis, pemerhati bahasa, poliglot, pengelana, dsb.

Apakah Anda Mindful Alami?

Diperbarui: 12 September 2021   23:54

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi. Sumber: Practical Mindfulness Book, hlm. 30.

Apakah Anda senang mendengarkan apa yang orang katakan? Apakah Anda membuat waktu berkualitas untuk pasangan atau anak-anak Anda? Anda mungkin ''cenderung mindful'' jika diukur yang ukuran mindfulness dalam riasan psikologis Anda.

Jika demikian, kemungkinan besar Anda akan lakukan meditasi mindfulness seperti seekor bebek masuk ke dalam air.

Mindfulness adalah sebuah teknik tetapi juga merupakan sebuah ciri kepribadian (meskipun tidak diakui sebagai salah satu dari Lima Besar, lihat artikel saya: Mindfulness dan Kepribadian).

Jika kesadaran diri datang kepada Anda dengan mudah dan Anda sudah cenderung memeriksa pemikiran, sensasi, dan emosi Anda secara teratur, Anda sudah cenderung mindful.

Kajian-kajian ilmiah telah menunjukkan bahwa orang-orang yang cenderung mindful merespons stres dengan lebih baik, dan kurang rentan terhadap keadaan suasana hati yang negatif ketimbang orang lain, mereka memiliki kesehatan kardiovaskular yang lebih baik, dan beberapa (meskipun tidak semua) fungsi kognitif mereka ditingkatkan.

Penelitian lain telah menunjukkan bahwa mindfulness disposisional mungkin didorong oleh latihan aerobik, meskipun lebih banyak kajian yang perlu dilakukan sebelum ini bisa  dinyatakan dengan pasti.

Cenderung Mindful
Jika Anda lebih menyukai kesenangan sederhana ketimbang berusaha keras, Anda mungkin memiliki mindfulness disposisional.

Mindfulness adalah sorotan batin yang bisa Anda arahkan pada diri Anda sendiri kapan saja untuk tujuan penemuan diri. Apakah Anda memiliki mindfulness bawaan atau tidak, berlatih mindfulness melalui meditasi membangun kemampuan manusiawi Anda yang sudah ada sebelumnya.

Jika Anda menganggap mindfulness sebagai sorotan batin yang bisa Anda arahkan pada diri Anda sendiri pada momen apa saja untuk tujuan penemuan diri, maka meditasi membantu membuat sorotan itu menjadi lebih terang dan lebih fokus.

Sangat penting pada titik ini untuk membedakan antara kesadaran diri dan absorpsi diri. Banyak orang sering berpikir dan berbicara tentang kehidupan batin mereka, dan khususnya emosi mereka.

Kecerdasan emosional sangat dihargai sekarang ini, dan mereka yang menginginkannya sering kali mengerti bahwa kecerdasan emosional itu perlu didasarkan pada empati, yaitu, kemampuan untuk menempatkan diri Anda dalam situasi orang lain, dan untuk mengidentifikasi dengan apa yang mereka rasakan. Hal ini pada gilirannya menuntut Anda untuk memiliki apresiasi yang baik terhadap perasaan Anda sendiri.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline