Lihat ke Halaman Asli

Joe Candra P

Content Creator, Graphic Designer, and Musician.

Euforia Piala Dunia FIFA 2018 bagi Anak Rantau

Diperbarui: 15 Juli 2018   23:09

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

sumber: www.indosport.com

Piala Dunia FIFA 2018 menjadi Piala Dunia FIFA yang ke-21, turnamen sepak bola internasional empat tahunan ini berlangsung di Rusia dan diikuti oleh tim nasional pria asosiasi anggota FIFA.

Piala Dunia FIFA 2018 merupakan pesta olahraga terbesar yang dapat menyedot para pecinta sepak bola mulai dari laki-laki, perempuan, orang tua, sampai anak-anak pun juga menyukai olahraga ini.

Setiap negara yang mengikuti ajang ini terdiri dari berbagi pemain yang sudah terpilih menjadi pemain terbaik bahkan mendapat gelar bintang lapangan seperti CR7, La Pulga (Lionel Messi), Le Petiti Diable (Antoine Griesmen), dan para pemain muda usia dibawah 20 tahun juga ikut serta memeriahkan perhelatan 4 tahunan ini seperti Kylien Mbappe yang merupakan pemain termuda di Piala Dunia FIFA 2018 asal Perancis.

Tak hanya sampai disitu saja, keunikan dan euforia Piala Dunia FIFA 2018 yang diselenggarakan di Rusia ini memiliki beberapa info menarik yang terjadi di tengah masyarakat seluruh dunia.

Ditonton oleh Separuh Penduduk Dunia

Menurut data dari FIFA, hampir 3,2 milyar penduduk di dunia menonton acara pertandingan Piala Dunia FIFA 2018 dan 2 milyar penduduk menonton tiap pertandingan dengan durasi lebih dari 30 menit, termasuk Indonesia.

Sebagai anak rantau, saya dan teman saya pun turut memeriahkan acara Piala Dunia FIFA 2018 dengan menonton pertandingan di kontrakan tempat tinggal kami.

dokumentasi pibadi

Cukup seru menonton acara Piala Dunia FIFA 2018 dengan teman-teman yang memiliki perbedaan usia dengan saya. Prinsip kami adalah jangan nonton bola tanpa Kacang Garuda. Cemilan inilah yang menambah semangat dan keseruan "nonton bareng" yang kami lakukan.

Begadang Demi Tim Kesayangan

Bagi penikmat bola seperti kami, pastinya kami akan melakukan apapun demi menonton tim kesayangan, termasuk kebiasaan begadang menonton bola. Bagi kami, melihat tim kesayangan berlaga merupakan kepuasan tersendiri meskipun tim kesayangan kami kalah dalam pertandingan.

Kopi dan Kacang Garuda pun menjadi sahabat kami dalam menyaksikan pertandingan Piala Dunia FIFA 2018. Ada cerita menarik yang kami alami karena begadang terlalu larut dalam menonton pertandingan sepak bola. Keesokan harinya setelah begadang, beberapa diantara kami ada yang masih berstatus sebagai mahasiswa. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline