Lihat ke Halaman Asli

Merokok, Kebiasaan Berbahaya bagi Kesehatan Gigi dan Mulut

Diperbarui: 24 Agustus 2023   20:41

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

FREEPIK/Jcomp

Menjaga kesehatan gigi dan mulut sama pentingnya seperti menjaga kesehatan seluruh tubuh. Keadaan gigi dan mulut yang baik tentu akan menghasilkan senyum yang lebih indah dan sehat.  Meskipun sudah banyak orang-orang yang memperhatikan kesehatan rongga mulutnya dengan serius. Namun, masih banyak juga orang yang lalai atau bahkan tidak peduli akan kesehatan rongga mulutnya. Kebiaasan buruk serta sikap abai untuk merawat kesehatan rongga mulut tentu akan menimbulkan banyak dampak negatif. Salah satu kebiasaan buruk yang dapat merusak kesehatan rongga mulut adalah merokok.

Berdasarkan penelitian, Negara Indonesia dibandingkan dengan negara di Asia Tenggara lainnya memiliki total perokok tertinggi yaitu sebesar 51,11%. Selain meningkatkan risiko menderita berbagai penyakit lokal dan sistemik, kebiasaan merokok juga memiliki dampak sangat buruk bagi kesehatan gigi dan mulut seseorang loh! Perokok memiliki kesempatan empat kali lebih besar untuk terkena penyakit periodontitis ini dibandingkan dengan non-perokok. Penyakit periodontitis adalah infeksi serius pada gusi yang dapat merusak gigi, jaringan lunak disekitar gigi dan tulang penyangga gigi. Hal itu diakibatkan kandungan tar pada rokok dapat meningkatkan akumulasi plak sehingga plak lebih mudah melekat pada gigi.

Selain penyakit periodontitis, penyakit karies juga mengintai kesehatan gigi dari perokok.  Karies gigi secara umum diketahui sebagai gigi berlubang. Gigi yang berlubang lama-kelamaan akan menyebabkan rasa nyeri dan dapat menganggu aktivitas sehari-hari kalian. Tentu itu akan juga banyak menyita waktu anda untuk mencicipi berbagai makanan manis favorit anda. Asap dari rokok mengganggu peran saliva sebagai proteksi dalam mencegah terjadinya karies gigi. Kekuatan proteksi air liur untuk menetral asam dalam mulut perokok lebih lemah dibandingkan dengan kekuatan proteksi air liur pada non-perokok.

Tidak sampai disitu saja, masih banyak masalah pada rongga mulut yang menghantui para perokok. Masalah tersebut seperti bau mulut, berubahnya warna gigi, menumpuknya karang gigi, sampai mulut kering akibat berkurangnya produksi saliva. Bau mulut tentu akan membuat tidak nyaman orang sekitar anda. Sehingga anda akan merasa kurang percaya diri untuk berbicara pada rekan atau pasangan anda. Tentu masalah tersebut akan sangat mengganggu hari-hari anda jika tidak cepat diselesaikan.

Kebiasaan merokok harus dihindari, hal ini sebagai salah satu cara untuk menjaga rongga mulut terbebas dari penyakit yang berbahaya bagi kesehatan gigi dan mulut. Jika anda belum bisa berhenti merokok secara total, mulailah untuk mengurangi konsumsi rokok setiap harinya. Diimbangi dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut anda. Berikut ini beberapa cara untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut untuk perokok

Rutin menyikat gigi 

FREEPIK/ user18526052

Menyikat gigi adalah kebiasaan yang harus ditanamkan sejak dini. Dengan menyikat gigi rutin 2x sehari, yaitu pada pagi setelah sarapan dan malam ketika hendak tidur akan mencegah terjadinya gigi berlubang dan penyakit periodontitis. Untuk perokok, akan lebih baik bila menyikat gigi 2x-3x sehari. Selain rutin, anda juga harus melakukannya dengan benar. Hindari menggosok gigi terlalu keras yang dapat membuat enamel gigi menipis dan melukai gusi.

Anda juga dapat menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda, fluoride, atau arang aktif untuk membantu membersihkan gigi yang kuning akibat zat nikotin yang mengendap di gigi dan mulut. Kandungan fluoride ini juga dapat membasmi kuman penyebab penyakit dan memberikan perlindungan alami pada gigi. Setelah menyikat gigi, jangan lupa membersihkan lidah dengan alat pembersih lidah.

Berkumur dengan obat kumur (mouthwash)

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline