Lihat ke Halaman Asli

Iskandar Zulkarnain

TERVERIFIKASI

Laki-laki, ayah seorang anak, S1 Tekhnik Sipil.

9 Arti Ketika Tokek Berbunyi Malam Hari

Diperbarui: 4 April 2017   18:15

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Semua kita tentu kenal dengan Tokek, minimal pernah mendengar namanya, ada juga yang pernah mendengar suaranya, ada juga, bahkan pernah melihat bentuk fisiknya.

Tokek adalah nama umum untuk menyebut cecak besar. Ada banyak jenis Tokek. Namun istilah Tokek pada umumnya dimaksudkan dengan adalah anggota marga Gekko, suku Gekkonidae. Yang merujuk kepada Tokek rumah (gecko gecko) yang tersebar meliputi wilayah didaerah Asia Selatan, Asia Tenggara, Korea, Jepang, hingga kepulauan Solomon dan Santra Cruz di Pasifik.

Tokek umumnya aktif di saat senja dan malam hari, meski suara panggilannnya kadang terdengar pada siang hari.

Beberapa tahun lalu, Tokek pernah begitu jadi buah bibir, umumnya bagi mereka yang suka berpetualang. Pembicaraan ketika itu, tentang harga yang Tokek sangat mahal, karena dianggap mampu menyembuhkan mereka yang menghidap HIV atau AIDS. Penyakit yang menyerang system imun tubuh manusia dan yang hingga kini belum ada obat medis yang mampu untuk menyembuhkannya. Oleh karenanya, ramuan obat tradisinol dengan bahan dasar Tokek itu, dipercaya sebagai ramuan yang paling mujarab.

Bagian lidah dan darah Tokek dipercaya mengandung zat yang bisa melawan virus HIV. Tokek yang memiliki khasiat itu, adalah Tokek yang berbobot lebih dari 3 ons dan dalam keadaan hidup

Selain lidah Tokek, bagian empedu Tokek juga mujarab untuk mengobati AIDS. Kabar beginilah yang membuat orang harus membeli Tokek dengan harga mahal sekalipun demi menyelamatkan nyawanya. Sedang sebelumnya, Tokek hanya dikenal sebagai hewan yang berguna sebagai obat penyakit gatal dengan cara membakar atau dengan menggorengnya.

Di Pasaran, kisaran harga Tokek yang kurang dari 1,5 ons pada kisaran dua ratus ribu rupiah, Namun, bila sudah besar, sekitar 2 ons, dan sudah tua, maka harganya bisa mencapai lima juta rupiah.

Jika bobotnya 3 atau 4 ons, harganya bisa mencapai seratus juta rupiah atau lebih, jika 1 kilogram harganya lebih dari dua ratus juta rupiah. Tokek raksasa yang pernah ditemukan di pedalaman Kalimantan memiliki berat 64 kg dan terjual dengan nilai Rp 179 Milyard. Akhirnya Tokek terbesar itu, dibeli oleh pengusahan korea melalui seorang warganegara Malaysia.

Selain kelebihan diatas, Tokek memiliki kemampuan lain, yakni kulit “peledak” air. Jika ditanya hewan apa yang paling benci air, mungkin ilmuwan dari universitas Sunshine Coast, Australia, akan menjawab Tokek. Sebab, menurut penelitian terbaru mereka, Tokek, memiliki kulit super yang bisa meledakkan air, ketika jatuh mengenai dirinya. Sehingga, kulit Tokek tidak akan bisa basah.

Rahasia kemampuan itu, terletak pada spinula, rambut khusus berbentuk seperti Jarum yang tersebar pada kulit Tokek. Spinula Tokek memiliki susunan unik yang membuatnya bisa mengumpulkan kair. Namun, hal itu hanya untuk sementara saja, sebelum air itu meresap masuk labih jauh, spnula itu akan melontarkannya ke udara.

Jika dilihat melalui alat pembesar, air yang jatuh dari jarum-jarum spinula, akan Nampak seperti diledakkan. Luar biasa.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline