Lihat ke Halaman Asli

Inayat

Freelancer Konsultan Pemberdayaan Masyarakat

Nur Cahyo Rela Mencuri Demi Susu si Jabang Bayi

Diperbarui: 18 April 2024   06:46

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dok. Tribunnews.com

Nur Cahyo Rela Mencuri Demi Susu si Jabang Bayi  

Sebuah pengakuan polos sang pencuri saat diintegorasi pihak kepolisian dengan mengajukan beberapa alasan mengapa ia nekad harus mengambil salah satu barang yang  ada di alfamart karena terpaksa  untuk menjual hasil curiannya  dengan tujuan bisa membeli sekaleng susu untuk si jabang bayi yang terus merengek.

Karena kehausan, tentu saja sebagai orang tua tidak akan tega melihat bayinya menangis. Namun apa daya tidak ada selembar rupiah pun untuk membelikan sekaleng susu  akhirnya nekat mencuri  yang tidak biasa ia lakukan sebelumnya. 

Demi pertimbangan anak akhirnya menjadi gelap mata mengambil barang yang dipajang untuk dijual kembali sekedar untuk membeli sekaleng susu itulah kira-kira sepenggal pengakuan jujur dari seorang pencuri dihadapan polisi  tentu saja pengakuan ini menyentakkan semua orang.

Bagaimana tidak ? Seorang ayah harus rela menjadi pencuri  untuk sekedar bisa membelikan  sekaleng susu anaknya

Kasus di atas  menggambarkan betapa kemendesakan untuk memenuhi kebutuhan hidup seringkali seseorang menjadi  gelap mata bisa bertindak apa saja  bahkan saking gelapnya sulit untuk berpikir jernih karena semua jalan dirasa sudah buntu. Bahkan yang ada dalam pikiran sebut saja Nur Cahyo  antara dua pilihan  haruskah dengan membiarkan rengekan anaknya yang kehausan karena tidak mampu memberikan sebotol air susu sampai ia harus meregang nyawa sekalipun, atau terpaksa mencuri demi untuk menghentikan rengekan sang jabang bayi.

Begitulah kira-kira dalam pikirannya pada akhirnya pilihannya menempuh  jalan pintas dengan cara Nur Cahyo  mengambil beberapa barang yang ada di alfamart (Senin, 15 April 2024) yang berlokasi di Desa Tlogosari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang Jawa Tengah.

Barang hasil curian rencananya untuk dijual dan uangnya digunakan untuk membeli  susu anaknya. Namun ulahnya mengambil barang terekam CCTV hingga dapat diketahui oleh kasir alfamart bernama Fani yang langsung mengejarnya. NC  (23) bisa meloloskan diri memacu motornya dari kejaran Fani dengan terus melarikan diri.

Karena takut ada massa lain yang turut ikut mengejarnya, ia pun  lolos dari kejaran selamat  bisa pulang ke rumah dengan membawa barang curiannya. Langsung  menjual barang curiannya   kepada salah seorang temannya dan uang hasil penjualan barang curian sejumlah  Rp 80.000 itu diberikan kepada sang istri untuk membeli susu anaknya.

Lalu ia kembali melarikan diri dari rumah ketempat  yang dirasa lebih aman namun justru ditempat persembunyiannya selalu dihantui perasaan bersalah ditambah rasa rindu yang teramat terhadap istri dan anaknya.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline